Menu

Mode Gelap

Advertorial · 12 Aug 2026 16:54 WITA

Pemprov Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Konten dan Digital Marketing


 Pemprov Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Konten dan Digital Marketing Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.

Dorongan tersebut disampaikan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Kaltara, H. Muhammad Rosyit, S.IP., M.M., yang mewakili Gubernur Kaltara saat membuka Pelatihan Konten dan Digital Marketing bagi Pelaku UMKM Kaltara di Aula FKUB Kementerian Agama Kabupaten Bulungan, Rabu (12/8).

Baca Juga: Gubernur Lepas Kontingen Kaltara ke Jamnas XII 2026

Rosyit mengatakan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi keluarga. Karena itu, kemampuan pelaku usaha dalam memasarkan produk harus terus ditingkatkan mengikuti perubahan perilaku konsumen.

“Persaingan sekarang tidak hanya terjadi di pasar sekitar kita, tetapi juga di ruang digital. Jadi, produk yang bagus harus dibarengi kemampuan memperkenalkannya kepada konsumen yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kaltara memiliki banyak produk potensial, mulai dari kuliner, hasil pertanian, perkebunan, perikanan, hingga kerajinan khas daerah. Potensi itu perlu dikemas dan dipromosikan dengan baik agar mampu menjangkau pasar nasional maupun internasional.

Melalui pelatihan tersebut, pelaku UMKM didorong tidak hanya fokus menjual produk, tetapi juga membangun merek, menceritakan keunggulan produk, dan membuat konten yang menarik serta memiliki nilai ekonomi.

“Jangan hanya menunggu konsumen datang. Jemput konsumen melalui ruang digital dan bangun kepercayaan melalui konten yang dibuat,” tegasnya.

Pemprov Kaltara juga mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltara yang menginisiasi kegiatan pemberdayaan tersebut. Kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga zakat, komunitas dan praktisi digital dinilai penting untuk membangun ekosistem UMKM yang mandiri dan berdaya saing.

Rosyit berharap peserta tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi langsung mempraktikkan materi yang diperoleh, konsisten membuat konten, serta membangun jejaring dengan sesama pelaku UMKM.

Dengan penguatan kapasitas tersebut, UMKM Kaltara diharapkan semakin percaya diri, kreatif, adaptif dan mampu naik kelas sekaligus memanfaatkan peluang pasar yang semakin terbuka melalui platform digital.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Kaltara Tergolong Aman, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

10 September 2026 - 11:44 WITA

Kaltara Tergolong Aman, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

Tiga Wilayah di Kaltara Masuk Dalam Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

9 September 2026 - 22:17 WITA

Tiga Wilayah di Kaltara Masuk Dalam Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

Pemda Malinau Gerakkan Kembali Ssikambling, Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan Wilayah di Malinau

9 September 2026 - 11:03 WITA

Pemda Malinau Gerakkan Kembali Ssikambling, Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan Wilayah di Malinau

Gubernur Ajak Muslimat NU Perkuat Pendidikan Generasi Muda

9 September 2026 - 08:22 WITA

Gubernur Ajak Muslimat NU Perkuat Pendidikan Generasi Muda

Misi Dagang Kaltara-Jatim Catat Transaksi Lebih dari Rp 2 Triliun

9 September 2026 - 08:15 WITA

Misi Dagang Kaltara-Jatim Catat Transaksi Lebih dari Rp 2 Triliun

Rapat RDTR Perkotaan Malinau, Pemda Tekankan Konsistensi Tata Ruang dan Cegah Alih Fungsi Lahan

8 September 2026 - 20:45 WITA

Rapat RDTR Perkotaan Malinau, Pemda Tekankan Konsistensi Tata Ruang dan Cegah Alih Fungsi Lahan
Trending di Advertorial