MALINAU, siagasatu.co.id — Pemerintah Kabupaten Malinau mulai mematangkan rencana penataan kembali kawasan Eks Pasar Pelangi yang terbakar pada tahun lalu. Penataan tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang terdampak kebakaran sekaligus menghadirkan kawasan perdagangan yang lebih tertata dan nyaman.
Hal itu disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Agustinus, M.AP, usai memimpin rapat ekspose perencanaan pekerjaan pembangunan dan pematangan kawasan Eks Pasar Pelangi di Ruang Intulun, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga: Suasana Penuh Kekeluargaan Warnai Perayaan Ulang Tahun ke-60 Wakil Bupati Malinau
Drs. Agustinus menjelaskan, konsep yang sedang disiapkan mengarah pada pembangunan kawasan bergaya food court atau pasar urban, yang memadukan unsur pasar tradisional dengan penataan yang lebih modern tanpa menghilangkan karakter lokal.
Dalam rapat tersebut, juga dibahas keberadaan aset desa yang berada di bagian belakang kawasan pasar. Menurut Agustinus, hal tersebut perlu dikoordinasikan lebih lanjut agar pembangunan yang dilakukan tidak menghambat akses masyarakat yang selama ini beraktivitas di area pasar basah.
Ia meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan segera berkomunikasi dengan pemerintah desa untuk menyusun konsep penataan yang terintegrasi antara kawasan pasar yang akan dibangun dengan lokasi pasar basah yang saat ini digunakan para pedagang.
penataan kawasan tersebut tidak hanya berorientasi pada aktivitas perdagangan, tetapi juga diharapkan menjadi ruang publik yang menarik bagi masyarakat. Ia bahkan mengusulkan agar desain bangunan dapat memaksimalkan potensi pemandangan sungai yang berada di bagian belakang kawasan.
Agustinus menegaskan bahwa perencanaan akan terus disempurnakan berdasarkan masukan dari perangkat daerah terkait. Konsultan perencana diminta meninjau kembali konsep yang telah dipaparkan dan mengakomodasi berbagai saran teknis yang muncul dalam rapat.
Untuk tahap perencanaan, ia berharap seluruh proses dapat diselesaikan secepat mungkin pada tahun ini agar tahapan pekerjaan berikutnya dapat segera dilaksanakan.® (red)















