Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 29 Apr 2024 19:37 WITA

Pemkab Malinau Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII


 Pemkab Malinau Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Perbesar

MALINAU, siagasatu.co.id — Pemkab Malinau menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 yang berlokasi di halaman Kantor Bupati Malinau, pada Senin (29/04).

Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya Wabup Malinau Jakaria membacakan sambutan dari Menteri Dalam Negeri bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke- XXVIII tahun 2024 ini mengusung tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat”.

Baca Juga: Sukses Angkat Potensi Desa hingga UMKM di 3 Tahun Kepemimpinan, Bupati Malinau: Kami Bukan Siapa-Siapa!

Jakaria mengatakan tema tersebut dipilih untuk memperkokoh komitmen dan tanggung jawab membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal.

Karena itu perjalanan kebijakan otonomi daerah selama lebih dari seperempat abad merupakan momentum yang tepat untuk memaknai kembali arti, filosofi dan tujuan dari otonomi daerah.

“Otonomi daerah merupakan hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014,” ujar Jakaria.

Ia juga menjelaskan jika otonomi daerah dirancang untuk mencapai 2 tujuan utama yaitu kesejahteraan dan demokrasi.

Dari segi tujuan kesejahteraan, otonomi diadakan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif dan efisien melalui berbagai inovasi serta pemanfaatan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan, termasuk melalui transformasi produk unggulan menuju ekonomi hijau.

Sementara dari segi tujuan demokrasi, kebijakan otonomi menjadi instrumen pendidikan politik di tingkat lokal yang mempercepat terwujudnya masyarakat madani melalui proses demokrasi di tingkat lokal.

“Contoh melalui penyelenggaraan pemilihan perwakilan daerah secara langsung, penyusunan Perda mengenai APBD sampai perencanaan pembangunan daerah yang melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif,” jelasnya.

Disamping itu juga mendorong percepatan, perbaikan kualitas pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Setelah 28 tahun berlalu, otonomi daerah telah memberikan dampak positif, berupa meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan Fiskal Daerah.® (adv)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Gubernur Sambut Kapolda Baru, Sinergi Keamanan Kaltara Diperkuat

20 October 2026 - 17:27 WITA

Gubernur Sambut Kapolda Baru, Sinergi Keamanan Kaltara Diperkuat

Gubernur Apresiasi Masukan Ombudsman untuk Evaluasi Pelayanan Publik Kaltara

20 October 2026 - 17:13 WITA

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal

Persiapan Irau Ke-12 dan HUT Ke-27 Kabupaten Malinau Masuki Tahap Finalisasi, 190 UMKM Siap Berpartisipasi

19 October 2026 - 10:44 WITA

Persiapan Irau Ke-12 dan HUT Ke-27 Kabupaten Malinau Masuki Tahap Finalisasi, 190 UMKM Siap Berpartisipasi

Voli BMC Liga Pelajar 2026 Lahirkan Juara Muda, Bidik Atlet Pelajar Untuk Jadi Andalan Malinau di Masa Depan

19 October 2026 - 09:30 WITA

Voli BMC Liga Pelajar 2026 Lahirkan Juara Muda

Mini Soccer BMC Liga Pelajar 2026 Tuntas, Bupati Wempi Berpesan Jago di Lapangan Juga Harus Berprestasi di Sekolah

19 October 2026 - 09:15 WITA

Mini Soccer BMC Liga Pelajar 2026 Tuntas

Gubernur Apresiasi Gerak Cepat Polda Sulsel Selamatkan Mahasiswa Kaltara

18 October 2026 - 09:31 WITA

Gubernur Apresiasi Gerak Cepat Polda Sulsel
Trending di Advertorial