Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 12 Jan 2024 16:43 WITA

Pemerintah Gratiskan Vaksin Bagi Kelompok Rentan


 Pemerintah Gratiskan Vaksin Bagi Kelompok Rentan Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Peningkatan tren kasus Covid – 19 meningkat tajam di bulan Desember 2023 di seluruh Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini terdapat 52 kasus.

Guna mencegah peningkatan itu, Kementerian Kesehatan telah menjalankan Program Imunisasi Covid – 19 gratis untuk Kelompok Rentan, tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor HK.01.07/MENKES/2193/2023 Tentang Pemberian Imunisasi Covid – 19 Program.

Baca Juga: Gubernur Dorong Pengadaan Barang/Jasa Gunakan Produk Lokal

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Yuan Ernest Sukawatie membenarkan bahwa pemerintah pusat mulai menerapkan program Imunisasi Covid 19 di seluruh Indonesia, Rabu (10/1/2024).

“Per 1 Januari 2024 masih gratis untuk kelompok yang rentan, pertama masyarakat yang sama sekali belum pernah menerima vaksin Covid – 19 sama sekali dan yang kedua masyarakat yang menerima minimal 1 dosis vaksin Covid – 19,” ucapnya.

Sekarang yang gratis dari pemerintah hanya 2 kelompok yang beresiko yaitu yang sudah komorbit dan nakes sebagai garda terdepan. Sedangkan bagi masyarakat yang belum lengkap vaksinnya sama sekali atau belum sama sekali sekarang berbayar, masyarakat bisa memilih vaksin apapun di fasilitas manapun.

“Kalau belum pernah vaksin dia bisa memilih untuk bisa mendapatkan kesehatan dimanapun seperti klinik – klinik swasta daerah sekitar yang menyediakan imunisasi vaksin Covid – 19 contoh kayak Kimia Farma (BUMN),” tuturnya.

Yuan menjelaskan, Kementerian Kesehatan sudah mengirimkan vaksin tersebut disebarkan melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tarakan ke seluruh kabupaten/kota se-Kaltara untuk dapat digunakan oleh masyarakat, dan itu dosisnya terbatas.

Masyarakat bisa mendapatkan program vaksin Covid – 19 dengan kriteria tersebut, vaksin yang disediakan Vaksin Inavac buatan Pemerintah Indonesia, tapi apabila menginginkan vaksin buatan luar negeri bisa ke klinik – klinik swasta yang sudah menyediakan.

“Kita tidak ada henti – hentinya sesuai surat edaran sebelumnya kami menghimbau untuk masyarakat untuk tetap waspada tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti menghindari kerumunan dan menggunakan masker,” tuntasnya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

DPD KNTI Malinau Selenggarakan Pemetaan Partisipatif Tenurial dan Hak-Hak Nelayan Tradisional Kabupaten Malinau Tahun 2026

29 September 2026 - 20:07 WITA

DPD KNTI Malinau Selenggarakan Pemetaan Partisipatif Tenurial

Tindaklanjuti Catatan dan Evaluasi BPK RI, Malinau Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD

29 September 2026 - 14:02 WITA

Tindaklanjuti Catatan dan Evaluasi BPK RI, Malinau Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD

Wagub Ingkong Ala Dorong Penataan Aset Daerah untuk Dukung Pembangunan KIPI

28 September 2026 - 20:25 WITA

Wagub Ingkong Ala Dorong Penataan Aset Daerah untuk Dukung Pembangunan KIPI

Kaltara Gandeng Australia Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris dan Pendidikan Vokasi

28 September 2026 - 19:01 WITA

Kaltara Gandeng Australia Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris dan Pendidikan Vokasi

Bupati Tegaskan APBD-P 2026 Bukan Sekedar Dokumen, Tapi Komitmen Bersama Untuk Masyarakat Malinau

28 September 2026 - 18:47 WITA

Bupati Tegaskan APBD-P 2026 Bukan Sekedar Dokumen

Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK, Wagub Tekankan Mutu dan Keselamatan Pasien

28 September 2026 - 17:32 WITA

Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK, Wagub Tekankan Mutu dan Keselamatan Pasien
Trending di Advertorial