BULUNGAN, siagasatu.co.id — Proyek pembangunan gedung SMA Unggul Garuda yang terletak di pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) masih berada pada tahap awal. Meski demikian, rencana kegiatan belajar mengajar untuk tahun ajaran 2026/2027 tetap akan dimulai sesuai jadwal, meskipun fasilitas utama belum selesai dibangun.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, progres konstruksi gedung ini baru mencapai tahap pondasi. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait kesiapan fasilitas pendukung yang diperlukan agar proses belajar mengajar dapat berjalan optimal. Sebagai sekolah unggulan yang diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan berkualitas di wilayah utara Indonesia, keberadaan sarana dan prasarana yang memadai sangat krusial.
Baca Juga: Gubernur Ajak ASN Kaltara Tunjukkan Wajah Ramah Daerah
Namun, pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan operasional sekolah dengan menggunakan fasilitas pengganti sementara. Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., menyatakan bahwa kegiatan belajar akan dialihkan ke gedung lain yang disediakan oleh pemerintah pusat. “Untuk sementara, kita akan menggunakan gedung sementara. Semuanya disiapkan dari pusat, kami hanya memfasilitasi,” ujarnya.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai lokasi pasti maupun status penggunaan gedung pengganti tersebut. Apakah melalui skema pinjam pakai tanpa biaya atau harus disewa secara resmi masih menunggu keputusan dari kementerian terkait. “Kita lihat nanti apakah dipinjamkan tanpa sewa atau disewakan. Kita tunggu ketentuan dari kementerian,” tambahnya.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran tersendiri, terutama mengingat label “unggulan” pada sekolah ini menuntut standar tinggi dalam hal fasilitas dan sarana penunjang pendidikan sejak awal operasional. Tanpa dukungan fasilitas yang lengkap dan memadai, kualitas proses belajar mengajar di tahun pertama kemungkinan besar akan terpengaruh.
Sebagai gambaran, pembangunan SMA Unggul Garuda dilakukan di kawasan strategis, tepatnya di belakang kantor DPRD Kaltara di Gunung Seriang. Lokasi ini dipilih sebagai bagian dari program nasional untuk menghadirkan sekolah unggulan yang mampu bersaing secara akademik dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di daerah-daerah tertinggal dan terpencil. Dengan adanya sekolah unggulan seperti SMA Unggul Garuda, diharapkan generasi muda Kaltara dapat memperoleh pendidikan terbaik tanpa harus meninggalkan daerah mereka sendiri.
Meski proses konstruksi masih berjalan lambat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara tetap optimistis bahwa kesiapan operasional sekolah dapat tercapai sesuai target waktu. Mereka pun berharap fasilitas pengganti sementara dapat segera disiapkan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu dan kualitas pendidikan tetap terjaga sejak hari pertama.
Kedepannya, pihak terkait akan terus melakukan pemantauan dan memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai jadwal serta memenuhi standar yang ditetapkan agar keberadaan SMA Unggul Garuda benar-benar menjadi kebanggaan dan harapan bagi masyarakat Kalimantan Utara.® (Red)









































