Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 15 Oct 2024 08:36 WITA

Lirik Potensi Perdagangan Karbon, Pemprov Kaltara Studi ke Kaltim


 STUDI; Pjs Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong memimpin kunjungan kerja ke Pemprov Kaltim. 
Perbesar

STUDI; Pjs Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong memimpin kunjungan kerja ke Pemprov Kaltim.

SAMARINDA, siagasatu.co.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) guna belajar kepada Pemprov Kaltim yang telah sukses menjalankan program penurunan emisi karbon hingga perdagangan karbon atau Carbon Trade.

Pimpin jajaran rombongan Pemprov Kaltara, Pjs Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong diterima langsung Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik di Ruang Rapat Tepian I lantai 2, Kantor Gubernur Kaltim, Kota Samarinda, Kamis (10/10/2024).

Baca Juga: Pemprov Kaltara Bersiap Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis

Togap mengungkapkan, Pemprov Kaltara ingin segera mengimplementasikan langkah apa saja yang telah diambil Pemprov Kaltim sehingga berhasil menggali sumber-sumber pendapatan dari energi terbarukan, seperti hasil Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dari Bank Dunia dengan total Rp1,6 triliun.

“Ilmu yang paling cepat adalah belajar dengan orang yang berhasil, itu yang melatarbelakangi kunjungan kami ke Kaltim,” ujar Togap.

Sesaat sebelum pertemuan ini dimulai, Togap telah menyampaikan ke jajarannya bahwa kita mengibaratkan diri kita sebagai gelas kosong, di mana sekembalinya dari pertemuan ini gelas kita sudah terisi penuh.

“Jadi intinya, sekali lagi saya katakan kami mau belajar, kalau perlu kita copy paste saja langkah-langkah apa saja yang telah ditempuh Pemprov Kaltim,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kaltim merupakan provinsi pertama di Indonesia yang dinilai berhasil melaksanakan program kemitraan Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund (FCPF CF) dengan tujuan mengurangi emisi, pengelolaan hutan dan peningkatan stok karbon hutan dengan skema pembayaran berbasis kinerja.

Oleh karena itu, Kaltara sangat berpeluang menapaki kesuksesan yang sama, berdasarkan Keputusan Menteri LHk Nomor SK. 129/MENLHK/SETJEN/PKL.0/2/2017, Kaltara memiliki 13 hidrolisis gambut seluas 347.451 hektare, sedangkan untuk luas wilayah mangrove Kaltara seluas 326.396 hektare atau seluruhnya menjadi 673.847 hektare.

Potensi luas lahan untuk perdagangan karbon di kawasan APL seluas 379.000 ha yang berlokasi di 4 kabupaten dan 90 desa dari 447 desa di Kaltara.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Gubernur Tekankan Peran Pramuka Madrasah dalam Pembentukan Karakter

24 October 2026 - 10:29 WITA

Gubernur Tekankan Peran Pramuka Madrasah dalam Pembentukan Karakter

Sanggar Tari Luluyum Raih Juara Pertama Lomba Tari Gong di IRAU ke-12 Malinau

24 October 2026 - 10:15 WITA

Sanggar Tari Luluyum Raih Juara Pertama Lomba Tari Gong di IRAU ke-12 Malinau

Wagub Ajak Organisasi Adat Dayak Perkuat Persatuan dan Kerukunan di Kaltara

23 October 2026 - 22:28 WITA

Wagub Ajak Organisasi Adat Dayak Perkuat Persatuan dan Kerukunan di Kaltara

Lomba Fasion Show Smart Casual Meriahkan HUT Kabupaten Malinau Ke-27 dan Irau Ke-12

23 October 2026 - 19:01 WITA

Lomba Fasion Show Smart Casual Meriahkan HUT Kabupaten Malinau Ke-27 dan Irau Ke-12

Bupati dan Wakil Bupati Malinau Kompak Ikuti serta Memeriahkan Perlombaan Tradisional Bola Kasti dalam rangka HUT ke-27 dan Irau Ke12 Malinau

23 October 2026 - 12:55 WITA

Bupati dan Wakil Bupati Malinau Kompak Ikuti serta Memeriahkan Perlombaan Tradisional Bola Kasti

Hari Ketiga: Bupati Malinau Apresiasi Penari, Bangen Tavai Raih Juara Pertama Tari Tradisional Sampe’ di Irau Ke-12

23 October 2026 - 12:22 WITA

Hari Ketiga
Trending di Advertorial