Menu

Mode Gelap

Advertorial · 19 Feb 2026 18:14 WITA

Jelang Ramadan, Gubernur Pimpin Kerja Bakti dan Ziarah di Makam Sultan Kaharuddin II


 Jelang Ramadan, Gubernur Pimpin Kerja Bakti dan Ziarah di Makam Sultan Kaharuddin II Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan upaya pelestarian budaya, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, memimpin ziarah sekaligus kerja bakti di Kompleks Makam Sultan Kaharuddin II Kesultanan Bulungan di Desa Seriang, Rabu (18/2).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran staf Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, khususnya Dinas Pariwisata. Kerja bakti difokuskan pada pembersihan area makam, pengecatan ulang pagar dan fasilitas yang mulai pudar, serta penataan lingkungan agar lebih rapi dan nyaman bagi peziarah.

Baca Juga: Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Zainal menjelaskan, kegiatan ini berawal dari kunjungannya berziarah pada malam sebelumnya. Ia merasa perlu dilakukan pembenahan agar makam Sultan Bulungan ke-6 itu tetap terawat dan terjaga kesakralannya.

“Alhamdulillah, sebelum masuk bulan Ramadan, kami bersama Dinas Pariwisata melaksanakan kerja bakti kebersihan makam bersejarah Kesultanan Bulungan. Kami ingin tempat ini tetap bersih, indah dan terawat sebagai bagian dari identitas sejarah daerah kita,” ujar Gubernur Zainal.

Sultan Kaharuddin II sendiri memerintah Kesultanan Bulungan pada 1876–1889 Masehi dan menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan sejarah daerah.

Menurut Zainal, menjaga situs bersejarah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan perusakan atau pengambilan barang di area makam.

“Mari kita jaga bersama kebersihan dan kelestarian makam ini. Jangan sampai ada yang merusak atau mengambil barang di area ini. Ini warisan sejarah yang harus kita pelihara dan jaga bersama,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghargai jasa para leluhur dan menjaga situs-situs bersejarah yang ada di Kaltara.

Kerja bakti itu mungkin terlihat sederhana. Namun di balik sapu dan kuas cat yang digerakkan bersama, tersimpan pesan penting yaitu sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga dirawat dan dijaga keberlanjutannya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Nunukan, Pilot Dilaporkan Tewas

19 February 2026 - 18:56 WITA

Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Nunukan, Pilot Dilaporkan Tewas

Safari ke Gedung Gadis, Sekprov Pastikan Pelayanan Tetap Prima di Bulan Ramadan

19 February 2026 - 18:44 WITA

Safari ke Gedung Gadis, Sekprov Pastikan Pelayanan Tetap Prima di Bulan Ramadan

Setelah JPT Pratama Dilantik, Gelombang Pengisian Eselon II hingga IV Segera Dimulai

18 February 2026 - 19:05 WITA

Setelah JPT Pratama Dilantik, Gelombang Pengisian Eselon II hingga IV Segera Dimulai

Bupati Malinau Lantik 14 Kepala Dinas Baru, Lakukan Rotasi dan Mutasi JPT Pratama

18 February 2026 - 17:07 WITA

Bupati Malinau Lantik 14 Kepala Dinas Baru, Lakukan Rotasi dan Mutasi JPT Pratama

Wali Kota Tarakan Hadiri Kick Off Serabi 2026 di Kaltara, BI Hadirkan Layanan Penukaran Uang melalui aplikasi

18 February 2026 - 16:53 WITA

Wali Kota Tarakan Hadiri Kick Off Serabi 2026 di Kaltara

Bupati Malinau Wempi Mawa Kunjungi Warga Tionghoa yang Rayakan Imlek

17 February 2026 - 21:47 WITA

Bupati Malinau Wempi Mawa Kunjungi Warga Tionghoa yang Rayakan Imlek
Trending di Advertorial