Menu

Mode Gelap

Advertorial · 24 Apr 2022 17:08 WITA

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, 150 orang Anggota Polisi Disiagakan


 Kapolres Nunukan, AKBP Ricky Hadiyanto, SH, SIK, MH Perbesar

Kapolres Nunukan, AKBP Ricky Hadiyanto, SH, SIK, MH

NUNUKAN [siagasatu.co.id] – Kapolres Nunukan, AKBP Ricky Hadiyanto, SH, SIK, M.H akan menyiagakan 150 orang personil Polisi untuk tugas pengamanan pada situasi lebaran Idul Fitri 1443 H atau tahun 2022 ini. Jumlah tersebut dipastikan sebagai sepertiga dari kekuatan penuh anggota Polres Nunukan.

Dipastikan, dalam rangka pengamanan situasi lebaran kali ini, selama 12 hari, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menggelar Operasi Ketupat Tahun 2022 terhitung sejak 28 April hingga 9 Mei 2022 mendatang.

Pada Operasi Ketupat yang digelar, pihaknya juga melibatkan TNI, Senkom, hingga aparat Pemerintah Daerah, yakni Satpol PP, Dinas Kesehatan serta instansi terkait lainnya.

Waktu selama 12 hari masa Operasi Ketupat dilaksanakan nanti, menurut Ricky juga masih melihat perkembangan situasi di lapangan. Apakah cukup atau perlu diperpanjang.

“Berdasar pengalaman saat Idul Fitri tahun sebelumnya, masa operasi sempat diperpanjang karena eskalasi mudik masih tinggi,” kata Ricky Hadiyanto.

Menjadi fokus pengamanan yang akan dilakukan nanti adalah pengawasan pada tempat-tempat umum terjadinya konsentrasi massa. Misalnya pada rumah-rumah ibadah kaum muslimin, Pusat Perbelanjaan, Objek Wisata, Pelabuhan, Bandara serta tempat fasilitas umum.

“Termasuk di kawasan Sei Ular yang pada jalur daratnya berpotensi digunakan untuk jalur keluar – masuk orang di wilayah Nunukan, tegasnya.

Tidak hanya terhadap pelaku arus mudik, pengawasan dilakukan juga pada eskalasi peningkatan kegiatan masyarakat menjelang Idul Fitri ini, termasuk peningkatan aktivitas dapur para ibu rumahtangga menjelang lebaran.

“Kami juga mengantisipasi terjadi kebakaran akibat tingginya kegiatan masak memasak dari para IRT. Juga listrik di rumah yang dibiarkan terus menerus menyala karena pemiliknya sedang pulang kampung,” kata Ricky.

Kegiatan niaga di pusat-pusat perbelanjaan juga akan mendapatkan perhatian karena terjadi peningkatan jumlah pengunjung yang berbelanja. Hal yang diantisipasi, di tengah keramaian seperti itu biasanya berpeluang terjadi tindak pidana pencopetan, pencurian ataupun perkelahian.

Sedangkan antisipasi pengawasan secara umum adalah pada kluster Covid-19 akibat dari terjadi kerumunan orang banyak Sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat juga mendeteksi lebih dini kegiatan masyarakat, sosialisasi, imbauan, giat patroli.

Untuk menjaga situasi Kamtibmas pihaknya akan mendirikan pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) di beberapa tempat.® (INNA/DIKSIPRO)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Pengangkatan Advokat Peradi SAI, Wagub Ingatkan Pentingnya Menjaga Integritas

2 June 2026 - 21:05 WITA

Pengangkatan Advokat Peradi SAI, Wagub Ingatkan Pentingnya Menjaga Integritas

TP-PKK Kaltara Gandeng Putri Indonesia Kebudayaan Promosikan Budaya dan Pariwisata Bumi Benuanta

2 June 2026 - 21:00 WITA

TP-PKK Kaltara Gandeng Putri Indonesia Kebudayaan Promosikan Budaya dan Pariwisata Bumi Benuanta

Wagub Ajak Generasi Muda Maksimalkan Potensi Daerah Lewat Budaya dan Pariwisata

2 June 2026 - 20:55 WITA

Wagub Ajak Generasi Muda Maksimalkan Potensi Daerah Lewat Budaya dan Pariwisata

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Malinau, Wabup Jakaria Ajak Masyarakat Perkuat Nilai-Nilai Pancasila

2 June 2026 - 11:36 WITA

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Malinau

Di Balik Gelap Goa Berlapis, Tersimpan Harapan Baru Pariwisata Kaltara

31 May 2026 - 13:45 WITA

Di Balik Gelap Goa Berlapis, Tersimpan Harapan Baru Pariwisata Kaltara

Gubernur Buka Musdalub DAD, Perkuat Persatuan dan Peran Adat dalam Pembangunan

29 May 2026 - 22:39 WITA

Gubernur Buka Musdalub DAD, Perkuat Persatuan dan Peran Adat dalam Pembangunan
Trending di Advertorial