Menu

Mode Gelap

Advertorial · 29 Apr 2022 17:51 WITA

Bupati Nunukan dan Forkopimda Hadiri Rakor Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kalimantan Utara bersama Gubernur Kalimantan Utara


 Bupati Nunukan dan Forkopimda Hadiri  Rakor Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kalimantan Utara bersama Gubernur Kalimantan Utara Perbesar

“Menjaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan Menjelang Hari Raya Indul Fitri 1443H.”

PROKOMPIM [siagadatu.co.id] – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid bersama Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nunukan mengikuti Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kaltara yang dilangsungkan secara virtual. Rapat tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara H Zainal A Paliwang, Kamis (28/4/2022).

Sebelum membuka secara resmi kegiatan Rapat tersebut, H Zainal A Paliwang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik dengan adanya kegiatan tersebut sebagai upaya dalam mengendalikan inflasi di daerah.

H Zainal juga mengatakan bahwa salah satu kunci pengendalian ekonomi baik di tingkat provinsi, kabupaten, kota, maupun tingkat pusat adalah pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terjaga.

“Oleh sebab itu Saya menekankan kepada kita semua agar dapat menjaga pertumbuhan ekonomi dengan baik dan menekan inflasi ketingkat yang rendah dan stabil. Untuk menurunkan inflasi ke level yang rendah dan stabil tentu diperlukan dukungan dari seluruh stakeholder yang ada. Maka dari itu Saya berharap agar seluruh stakeholder dapat berkoordinasi dengan baik guna menjaga stabilitas harga terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443H,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pula Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menyampaikan paparan terkait persiapan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) di Kabupaten Nunukan. Ada beberapa upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan barang pokok dan penting.

Yang pertama Pemerintah Daerah telah melakukan Rapat Koordinasi Nasional menjelang puasa dan lebaran 1443H dengan Menteri Perdagangan RI secara Virtual. Kemudian Bupati Nunukan juga melakukan Rapat Koordinasi bersama unsur Forkopimda perihal ketersediaan barang kebutuhan pokok dan penting menjelang puasa dan lebaran 1443H.

Pemerintah Daerah bersama BPOM Provinsi Kaltara melakukan pengawasan terkait pangan dan pasar sehat, melakukan rapat yang dipimpin Asisten Perekonomian tentang ketersedian barang pokok dan penting selama bulan puasa dan lebaran 1443H. Pelaksanaan operasi pasar yang dilakukan oleh dinas terkait bekerjasama Dinas Perindagkop Provinsi Kaltara melakukan kegiatan sosialisasi perlindungan konsumen dan melaksanakan pengawasan barang kadaluarsa yang ada di toko-toko.

Pendampingan bersama Tim Kementerian Perdagangan RI Direktorat Sarana Distribusi dan Logistik ke Sebatik dalam rangka pemantauan perdagangan di perbatasan. Melaksanakan Pasar Murah di lima kecamatan yang ada di Kabupaten Nunukan yaitu Kecamatan Nunukan, Kecamatan Nunukan Selatan, Kecamatan Sebuku, Kecamatan Tulin Onsoi, dan Kecamatan Sembakung.

“Selanjutnya kami juga punya laporan kertas kerja pemenatauan harga dari yang kita dapatkan dan kita baca dari beberapa komoditi bahwa kebutuhan pokok yang ada di Kabupaten Nunukan untuk saat ini terkait dengan ketersediaannya masih aman dan dari harga juga tidak ada lonjakan harga yang signifikan dibandingkan dari harga yang kami dapatkan di sekitar bulan Maret dengan perbandingan di bulan April ini ada kenaikan namun tidak signifikan. Dan ini dapat kami kategorikan normal seperti biasanya menjelang Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.

Laura juga melaporkan terkait harga BBM dan ketersediaan LPG yang masih aman sepanjang transportasi laut yang mengangkut LPG dan BBM lancar ke Kabupaten Nunukan.

“Selanjutnya kami juga melaporkan kepada gubernur terkait situasi dan kondisi perkembangan keadaan kondisi masyarakat kita di wilayah Kabupaten Nunukan dua, tiga hari belakangan ini. Terkait dengan turunnya harga TBS secara drastis yang tadinya 28/ton itu bisa sampe 1,9 bahkan ada yang 1,7/hari ini. Kami mohon arahan dari Pemprov Kaltara, karena ini mungkin efek dan dampak dari kebijakan Presiden untuk stop ekspor yang lebih dipertegas lagi pada malam hari tadi bahwa untuk semua jenis bahan baku minyak termasuk CPO juga di Stop dan dihentikan. Sehingga ini akan mempengaruhi harga yang ada di Kabupaten Nunukan,” ujar bupati.

Terkait hal itu Laura menyampaikan bahwa melalui camat-camat yang berada di wilayahnya masing-masing berusaha terus memberikan sosialisasi dan edukasi serta pengertian kepada masyarakat, bahwa ini merupakan kebijakan dari Presiden dan tidak bisa dihindari dan harus ditindaklanjuti.

Laura juga meminta kepada Gubernur Kaltara melalui Dinas Pertanian Pemprov Kaltara untuk segera mungkin melakukan Rapat Koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk menetapkan harga. Untuk mencegah terjadinya permainan harga, baik itu yang dilakukan oleh pihak perusahaan maupun masyarakat yang mengadakan transaksi jual beli TBS yang ada di lapangan.® (TIM LIPUTAN)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Plh Sekab Malinau Marson Lepas Kontingen O2SN Jenjang Dasar dan Menengah ke Tarakan

12 July 2024 - 13:16 WITA

Plh Sekab Malinau Marson Lepas Kontingen O2SN

Pj Wali Kota Tarakan Bustan Pantau Perkembangan Kebersihan Sepanjang Jalan Mulawarman

12 July 2024 - 08:52 WITA

Pj Wali Kota Tarakan Bustan Perkembangan Kebersihan Sepanjang Jalan Mulawarman

Pemerintah Apresiasi Pelaksanaan O2SN Tingkat Provinsi

11 July 2024 - 18:22 WITA

Pemerintah Apresiasi Pelaksanaan O2SN Tingkat Provinsi

Bupati Wempi Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan Bintara Polri Gelombang I 2024

11 July 2024 - 17:27 WITA

Bupati Wempi Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan Bintara Polri Gelombang I 2024

Dispora Matangkan Persiapan POPDA ke 1 Kaltara

11 July 2024 - 17:18 WITA

Dispora Matangkan Persiapan POPDA ke 1 Kaltara

Jelang Pekan Imunisasi Polio, Dinkes Pastikan Vaksin Aman untuk Anak

11 July 2024 - 17:13 WITA

Jelang Pekan Imunisasi Polio
Trending di Advertorial