Menu

Mode Gelap

Advertorial · 6 Aug 2026 06:47 WITA

Bupati dan Forkopimda Kabupaten Nunukan Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah Bersama Tokoh Agama dan Tokoh Etnis


 Bupati dan Forkopimda Kabupaten Nunukan Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah Bersama Tokoh Agama dan Tokoh Etnis Perbesar

NUNUKAN, siagasatu.co.id — Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh etnis menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta stabilitas daerah di Ruang VIP Forkopimda Kantor Bupati Nunukan, Rabu (5/8).

Rapat dipimpin Bupati Nunukan H. Irwan Sabri didampingi Wakil Bupati Hermanus sebagai langkah memperkuat sinergi dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat menyusul beredarnya unggahan bermuatan provokatif beranuansa SARA di media sosial yang sempat menjadi perhatian masyarakat baru – baru ini.

Baca Juga: KPPBC Nunukan Gelar Press Release Hasil Penindakan Ekspor Rotan Ilegal di Wilayah Kabupaten Nunukan

Dalam arahannya, Bupati Irwan Sabri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi persoalan secara bijaksana serta tetap mengedepankan persaudaraan. Bupati juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menangani persoalan tersebut sesuai ketentuan hukum sehingga situasi keamanan tetap kondusif.

“Nunukan adalah rumah bersama bagi berbagai suku, agama, dan budaya. Keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui kebersamaan dan toleransi,” tegas Irwan Sabri.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Hermanus mengajak seluruh tokoh agama, tokoh adat, tokoh etnis, serta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya informasi yang berkembang di media sosial. Ia menegaskan pentingnya menjaga Kabupaten Nunukan sebagai daerah perbatasan yang aman, damai, dan harmonis.

Kapolres Nunukan AKBP. Ruslaeni juga mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, dengan cara tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, serta mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam forum tersebut, para tokoh agama, tokoh adat, dan perwakilan paguyuban juga menyampaikan komitmennya untuk menjaga persatuan, mendukung penyelesaian melalui jalur hukum dan musyawarah, serta memperkuat komunikasi antar etnis demi mempertahankan kerukunan yang selama ini terjalin di Kabupaten Nunukan.

Dalam Rapat dihasilkan sejumlah kesepakatan, di antaranya memperkuat koordinasi lintas elemen masyarakat, mengajak masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi provokatif di media sosial, serta mendukung penuh proses penegakan hukum. Selain itu, para tokoh adat dan paguyuban bersepakat menggelar deklarasi damai sebagai bentuk komitmen bersama menjaga persatuan dan stabilitas daerah. ® (Ak)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

APBD Terbatas, Pemprov Kaltara Fokus Program Prioritas di 2027

21 September 2026 - 12:20 WITA

APBD Terbatas, Pemprov Kaltara Fokus Program Prioritas di 2027

Plh Sekda Buka Bimtek Konveksi Anak dan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

21 September 2026 - 09:58 WITA

Plh Sekda Buka Bimtek Konveksi Anak dan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

Bupati Malinau Resmikan Panggung Ca Kimet Ca Tawai, Perkuat Pelestarian Budaya di Long Loreh

20 September 2026 - 12:27 WITA

Bupati Malinau Resmikan Panggung Ca Kimet Ca Tawai

Program Listrik Pedesaan (LISDES) 2026-2027, Wabup Jakaria: Kami Ada 18 Usulan

18 September 2026 - 09:19 WITA

Program Listrik Pedesaan

DKISP Kaltara Siapkan Program “VIRALKAH” untuk Kemitraan Media yang Lebih Akuntabel

17 September 2026 - 09:55 WITA

DKISP Kaltara Siapkan Program

Bupati Wempi Pimpin Apel Korpri, Tekankan Disiplin dan Optimalisasi Pelayanan ASN

17 September 2026 - 09:25 WITA

Bupati Wempi Pimpin Apel Korpri, Tekankan Disiplin dan Optimalisasi Pelayanan ASN
Trending di Advertorial