Menu

Mode Gelap

Advertorial · 9 Dec 2024 17:55 WITA

Buka Bimtek Pembuatan Manik dan Keramik, Bupati Harap Kualitas Produk Mampu Bersaing Hingga Ke Luar Daerah


 Buka Bimtek Pembuatan Manik dan Keramik, Bupati Harap Kualitas Produk Mampu Bersaing Hingga Ke Luar Daerah Perbesar

MALINAU, siagasatu.co.id — Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan manik dan keramik berbahan tanah di Showroom Dekranasda Malinau pada Senin (9/12/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi daerah melalui kreativitas lokal yang mendukung ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Malinau Wempi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini, yang merupakan bagian dari program Pemkab Malinau untuk memaksimalkan potensi daerah secara bijak.

Ia menyoroti kekayaan budaya lokal yang dapat dikembangkan melalui inovasi dan kreativitas, terutama dalam pembuatan keramik dan manik dengan motif khas Malinau.

Baca Juga: Momen Istimewa, Awal Perjalanan Ibadah Natal Pemkab Malinau Di Desa Lidung Kemenci

“Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi harus memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Kualitas produk yang dihasilkan harus mampu bersaing di pasar lokal maupun luar daerah,” ujar Wempi.

Wempi juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas dan daya saing produk lokal, agar mampu mengalahkan produk serupa dari luar daerah. Ia berharap pelatihan ini menghasilkan karya kreatif yang bernilai jual tinggi, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan para pengrajin.

Pada kesempatan tersebut, Wempi juga meminta agar hasil pelatihan dari berbagai program pemerintah ditampilkan dalam perayaan Irau Malinau mendatang sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas masyarakat.

“Kita ingin pelatihan ini benar-benar membawa dampak ekonomi. Saya berharap para pengrajin bisa menghasilkan produk yang membanggakan dan mampu mensejahterakan mereka,” tambahnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Malinau, Muhammad Kadri, S.Sos, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan wirausaha baru, khususnya bagi para pemula.

Bimtek ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari perwakilan lembaga adat dan generasi muda (milenial), dengan durasi pelatihan selama tujuh hari, yakni dari 9 hingga 15 Desember 2024.

Dengan terlaksananya Bimtek ini, diharapkan produk kerajinan khas Malinau dapat terus berkembang, memiliki daya saing dan menjadi salah satu sumber pendapatan utama masyarakat lokal.® (Hs)

 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Sekprov Pacu Perangkat Daerah Rebut Peluang DAK 2027 untuk Percepat Pembangunan Kaltara

1 July 2026 - 15:43 WITA

Sekprov Pacu Perangkat Daerah Rebut Peluang DAK 2027 untuk Percepat Pembangunan Kaltara

Wagub Perkuat Sinergi Kaltara-Kaltim untuk Akselerasi Konektivitas Perbatasan

1 July 2026 - 13:51 WITA

Wagub Perkuat Sinergi Kaltara-Kaltim untuk Akselerasi Konektivitas Perbatasan

Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wempi Apresiasi Peran Polri Jaga Stabilitas Malinau

1 July 2026 - 12:23 WITA

Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wempi Apresiasi Peran Polri Jaga Stabilitas Malinau

Bupati Nunukan dan Ketua TP PKK Tinjau Gelar Produk UMKM/UP2K PKK, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

1 July 2026 - 12:01 WITA

Bupati Nunukan dan Ketua TP PKK Tinjau Gelar Produk UMKM/UP2K PKK, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Gubernur Buka O2SN 2026, Bidik Lahirnya Atlet Pelajar Berprestasi

1 July 2026 - 06:52 WITA

Gubernur Buka O2SN 2026, Bidik Lahirnya Atlet Pelajar Berprestasi

Malam Puncak HUT ke-68 Desa Wisata Pulau Sapi, Bupati Wempi: Dewi Pulsa Bukti Kemajuan dan Kemandirian Masyarakat yang Patut di Contoh

1 July 2026 - 06:35 WITA

Malam Puncak HUT ke-68 Desa Wisata Pulau Sapi
Trending di Advertorial