Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 5 Jan 2023 10:45 WITA

Berikut Harga Baru BBM Pertamina Setiap Wilayah di Seluruh Indonesia


 Berikut Harga Baru BBM Pertamina Setiap Wilayah di Seluruh Indonesia Perbesar

JAKARTA [siagasatu.co.id] – Harga BBM Pertamina sudah turun sejak Selasa 3 Januari 2023 pukul 14.00 WIB.

Harga baru BBM pertamina ini berlaku di setiap wilayah di Indonesia.

Namun dengan mempertimbangkan biaya pengiriman. Ada selisih harga diantara wilayah satu dengan wilayah lainnya.

Adapun harga baru BBM pertamina ditetapkan terhadap 4 BBM non subsidi. Yakni Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

Adapun harga BBM Pertalite (RON 90) masih tetap Rp 10.000 per liter.

Dan harga BBM solar masih sebesar Rp6.800 perliter.

Untuk harga resmi pertamina menetapkan harga Pertamax (RON 92) Rp12.800 per liter.

Sedangkan harga Pertamax Turbo (RON 98) sebesar Rp 15.200 per liter.

Kemudian harga BBM Dexlite (CN 51) sebesar Rp 18.300 per liter.

Adapun harga BBM Pertamina Dex (CN 53) dibandrol Rp 18.800 per liter.

Berikut ini, update harga BBM Pertamina dan Swasta (VIVO, BP-AKR dan Shell,) di SPBU per 3 Januari 2023:

Daftar Harga Pertamina:

  1. Pertamax (RON 92): Rp12.800 per liter.
  2. Pertamax Turbo (RON 98): Rp 15.200 per liter
  3. Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter
  4. Dexlite (CN 51): Rp 18.300 per liter
  5. Pertamina Dex (CN 53): Rp 18.800 per liter

Daftar harga BBM Vivo:

  1. Revvo 90: Rp 11.800 per liter
  2. Revvo 92: Rp 12.800 per liter
  3. Revvo 95: Rp 13.600 per llite

Daftar harga BP-AKR:

  1. BP 90: Rp12.950
  2. BP 92: Rp13.030
  3. BP 95: Rp13.500
  4. BP Ultimate: Rp13.810
  5. BP Diesel: Rp16.310

Daftar Harga BBM Shell:

  1. Shell Super RON 92: Rp 14.180 per liter
  2. Shell V-Power RON 95: Rp 15.100 per liter
  3. Shell V-Power Nitro+ RON 98: Rp 15.530 per liter
  4. Shell V-Power Diesel: Rp 19.180 per liter

Berikut harga BBM Pertamina Di 34 Provinsi di Indonesia per 3 Januari 2023:

Aceh

Pertamax: Rp 12.800

Pertamax Turbo: Rp14.050

Dexlite: Rp16.150

Pertamina Dex: Rp16.750

Free Trade Zone (FTZ) Sabang

Dexlite: Rp 16.150

Prov. Sumatera Utara

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Sumatera Barat

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Riau

Pertamax: Rp13.300

Pertamax Turbo: Rp14.650

Dexlite: Rp16.850

Pertamina Dex: Rp17.450

Prov. Kepulauan Riau

Pertamax: 13.300

Pertamax Turbo: Rp14.650

Dexlite: Rp16.850

Pertamina Dex: Rp17.450

Free Trade Zone (FTZ) Batam

Pertamax: Rp13.300

Pertamax Turbo: Rp14.650

Dexlite: Rp16.850

Pertamina Dex: Rp17.450

Prov. Jambi

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Bengkulu

Pertamax: Rp13.300

Pertamax Turbp: Rp14.650

Dexlite: Rp16.850

Pertamina Dex: Rp17.450

Prov. Sumatera Selatan

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Bangka-Belitung

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Lampung

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. DKI Jakarta

Pertamax: Rp12.800

Pertamax Turbo: Rp14.050

Dexlite: Rp16.150

Pertamina Dex: Rp16.750

Prov. Banten

Pertamax: Rp12.800

Pertamax Turbo: Rp14.050

Dexlite: Rp16.150

Pertamina Dex: Rp16.750

Prov. Jawa Barat

Pertamax: Rp12.800

Pertamax Turbo: Rp14.050

Dexlite: Rp16.150

Pertamina Dex: Rp16.750

Prov. Jawa Tengah

Pertamax: Rp12.800

Pertamax Turbo: Rp14.050

Dexlite: Rp16.150

Pertamina Dex: Rp16.750

Prov. DI Yogyakarta

Pertamax: Rp12.800

Pertamax Turbo: Rp14.050

Dexlite: Rp16.150

Pertamina Dex: Rp16.750

Prov. Jawa Timur

Pertamax: Rp12.800

Pertamax Turbo: Rp14.050

Dexlite: Rp16.150

Pertamina Dex: Rp16.750

Prov. Bali

Pertamax: Rp12.800

Pertamax Turbo: Rp14.050

Dexlite: Rp16.150

Pertamina Dex: Rp16.750

Prov. Nusa Tenggara Barat

Pertamax: Rp12.800

Pertamax Turbo: Rp14.050

Dexlite: Rp16.150

Pertamina Dex: Rp16.750

Prov. Nusa Tenggara Timur

Pertamax: Rp12.800

Pertamax Turbo: Rp14.050

Dexlite: Rp16.150

Pertamina Dex: Rp16.750

Solar Non Subsidi: Rp16.050

Prov. Kalimantan Barat

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Kalimantan Tengah

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Kalimantan Selatan

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Kalimantan Timur

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Kalimantan Utara

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500    1

Pertamina Dex: Rp7.100

Prov. Sulawesi Utara

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Gorontalo

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Sulawesi Tengah

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Sulawesi Tenggara

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Sulawesi Selatan

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Sulawesi Barat

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Prov. Maluku

Pertamax: Rp13.050

Dexlite: Rp16.500

Prov. Maluku Utara

Pertamax: Rp13.050

Dexlite: Rp16.500

Prov. Papua

Pertamax: Rp13.050

Pertamax Turbo: Rp14.350

Dexlite: Rp16.500

Prov. Papua Barat

Pertamax: Rp13.050

Dexlite: Rp16.500

Pertamina Dex: Rp17.100

Aturan Baru BBM Subsidi pakai Mypertamina

Disisi lain, SPBU akan diinstruksikan hanya melayani pembeli dengan menggunakan aplikasi Mypertamina.

Namun untuk mendaftarkan diri pada aplikasi itu harus dengan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan.

Untuk mendaftar pada aplikasi Mypertamina ikuti tips yang dimuat dalam artikel ini. pendaftaran harus benar, karena tidak semua kendaraan diterima. Sudah banyak pendaftar yang ditolak.

Disebutkan bahwa dalam aturan baru BBM itu nanti, BBM Pertamina subsidi seperti Solar dan Pertalite digadang hanya untuk kendraan dengan cubicle centimeter (CC) rendah.

Diwacanakan bahwa kendaraan yang mendapatkan BBM Pertamina solar dan pertalite subsidi hanya untuk kendaraan 1.400 CC kebawah untuk mobil dan 250 CC ke bawah untuk motor.

Namun aturan baru BBM itu masih menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

Aturan baru BBM subsidi tersebut diperkirakan tuntas awal tahun 2023. Sehingga bisa langsung diberlakukan.

Pembatasan cubicle centimeter (CC) digadang menjadi patokan dalam menentukan dapat membeli Pertalite dan Solar subsidi atau tidak.

Oleh sebab itu selama dalam pembahasan maka pertimbangan pemerintah terkait CC kendaraan dan kriteria lain akan jadi fokus utama. Sehingga tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

Harus ada kejelasan kriteria kendaraan apa saja yang dilarang atau diperbolehkan gunakan Pertalite dan Solar subsidi. Selain itu, keputusan itu tidak menimbulkan dampak sosial lain.

“Intinya kendaraan yang dilarang beli solar dan pertalite adalah mobil dan motor yang mahal-mahal. Kalau mobil umum tentu harus dibantu apalagi untuk kegiatan masyarakat.

Intinya yang dilarang gunakan Pertalite dan Solar adalah milik orang yang mampu,” ungkap Menteri ESDM Arifin Tasrif

Kehebohan muncul ketika spesifikasi kendaraan yang dilarang isi Pertalite menyasar di atas 1.400 cubicle centimeter (cc), dan motor di atas 250 cc. Walaupun keputusan itu belum final karena masih dalam pembahasan.®

Arifin Tasrif menegaskan aturan baru dibuat supaya ada pengaturan penggunaan BBM subsidi berupa Pertalite dan Solar subsidi agar tepat sasaran.®

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Pemkot Tarakan Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha 1445 H

13 June 2024 - 14:24 WITA

Pemkot Tarakan Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi

Hari Tanpa Tembakau Sedunia Diperingati 31 Mei, Berikut Sejarahnya

31 May 2024 - 16:48 WITA

Hari Tanpa Tembakau Sedunia Diperingati 31 Mei

400 Petani OPLAH di Malinau Dapat Bantuan Sapras, Bupati Wempi: Tingkatkan Produksi

28 May 2024 - 20:03 WITA

400 Petani OPLAH di Malinau Dapat Bantuan Sapras

Jadwal Pencairan Gaji Ke-13 untuk Pensiunan Mulai 3 Juni 2024

26 May 2024 - 20:46 WITA

Jadwal Pencairan Gaji Ke-13 untuk Pensiunan Mulai 3 Juni 2024

DPMPTSP Kaltara Kaji Lokasi Industri Rumput Laut

14 May 2024 - 20:13 WITA

DPMPTSP Kaltara Kaji Lokasi Industri Rumput Laut

Wagub Hadiri Peringatan Hari Konsumen Nasional

7 May 2024 - 20:19 WITA

Wagub Hadiri Peringatan Hari Konsumen Nasional
Trending di Advertorial