MALINAU, siagasatu.co.id — Kunjungan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si di acara Audensi Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Pemda Malinau, Bunda Literasi, Pokja Bunda Literasi, IKBM dan Penggiat Literasi yang di selenggarakan di Laga Feratu, Pemda Malinau. Jumat (06/02/26) pagi.
Baca Juga: Gerakan Literasi Bersama di Kabupaten Malinau untuk Pembangunan SDM Berkelanjutan
Rombongan yang hadir dari Kemendikdasmen ialah Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si., Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen. Laila Yudiati, Senior Program Manager, Basic Education Unit, Human Development Section, Governance and Human Development Branch, Australian Embassy Jakarta,
Drs. Imam Budi Utomo, M.Hum, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen. Asep Juanda, S.Ag., M.Hum, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam kunjungannya selama tiga hari di Kabupaten Malinau langsung terjun meninjau beberapa TBM hingga ke sekolah – sekolah untuk melihat pelaksanaan Program Literasi yang saat ini sedang berlangsung.
Bupati Malinau Wempi W. Mawa dan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau mendapat apresiasi atas komitmen mereka dalam meningkatkan sumber daya manusia yang unggul, cerdas, dan berkarakter.
Program-program yang dijalankan tidak hanya memberikan bantuan sekolah, tetapi juga menjamin masa depan pelajar. Peran ibu-ibu dalam mendidik anak dari lingkungan keluarga sangat penting sebelum anak memasuki sekolah.
Apresiasi juga diberikan kepada Bunda Literasi Pokja Literasi yang berperan dalam mendidik anak-anak dengan kesantunan dan keadaban.
Pentingnya ekosistem pendidikan yang melibatkan orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk mewujudkan generasi emas di tahun 2045 ditekankan.
Bupati diharapkan mendukung kedaulatan bahasa Indonesia dan pembentukan tim pengawasan penggunaan bahasa di ruang publik. Indeks literasi perlu ditingkatkan dengan alat ukur kemahiran berbahasa Indonesia.
Guru-guru juga diharapkan dapat diukur kompetensi literasinya. SDN 002 Malinau Barat mendapat pujian atas kepercayaan diri dan karya guru-gurunya.® (red)









































