Menu

Mode Gelap

Daerah · 6 Apr 2023 06:53 WITA

Demo Aliansi Mahasiswa GERAM Soal Jalan Berlubang hingga UU Cipta Kerja


 Aksi unjuk rasa yang diwarnai dengan pembakaran ban di depan Kantor DPRD Tarakan tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman Kota Tarakan. Perbesar

Aksi unjuk rasa yang diwarnai dengan pembakaran ban di depan Kantor DPRD Tarakan tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman Kota Tarakan.

TARAKAN [siagasatu.co.id] — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Geram (Gerakan April Melawan) melakukan orasi di depan gedung DPRD Tarakan.

Mereka menyuarakan beberapa hal. Salah satunya terkait fasilitas umum, yaitu jalan berlubang dan penerangan jalan umum (PJU) yang sebagian besar mati.

Kondisi ini sangat membahayakan pengendara, termasuk PJU yang tidak menyala di malam hari membuat kawasan tersebut rawan tindak kriminal.

Berbeda dengan aksi-aksi unjuk rasa selama ini, massa memilih melakukan orasi sambil bakar ban di badan Jalan Jenderal Sudirman, sehingga kawasan lalu lintas di depan gedung DPRD sedikit terganggu.

Koordinator Lapangan Aliansi Geram, Iqbal Fauka mengatakan, bahwa aksi demo ini mengangkat isu nasional, yaitu pengesahan Undang- Undang Cipta Kerja, yang menurutnya lebih mementingkan investor daripada kaum buruh, sehingga menuntut untuk dicabut.

Selain itu, meminta janji DPRD terkait dengan Perda inisiatif yang belum terlaksana sampai saat ini.

“Terkait sosial dan anak, itu jadi atensi kami untuk dibuat perda inisiatif. Karena, kita sadari bahwa per hari ini, terjadi fenomena dimana banyak anak-anak di bawah umur yang menjadi pegadang kaki lima. Ini tentu perlu adanya perda untuk menekan adanya masalah sosial ini,” terangnya, Rabu (5/4/2023).

Tuntutan yang ketiga, kata Iqbal, adalah fasilitas jalan di Tarakan yang masih ada yang berlubang dan rusak, sehingga mengakibatkan adanya korban.

Selain itu, PJU juga banyak yang tidak menyala, sehingga membuat kawasan tersebut rawan terjadi aksi kriminalitas pada malam hari.

Tuntutan selanjutnya terkait pengembalian pengelolaan zona laut dan pulau-pulau kecil di wilayah pesisir, dikembalikan ke pemerintah daerah karena saat ini menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Berdasarkan aspirasi yang diserap oleh Aliansi Geram, bahwa masyarakat pesisir kurang mendapatkan support terkait pengadaan alat tangkap.

Meskipun sempat menggelar orasi dan ditemui oleh Wakil Ketua dan anggota DPRD, namun massa merasa tidak puas. Mereka mengharapkan 30 anggota dewan hadir dan turun ke jalan untuk menyerap aspirasi yang dilakukan.

“Oleh karena itu, kami melakukan mosi tidak percaya. Padahal kami sudah surati juga tetapi yang handir hanya dua orang,” ucapnya.

Menyikapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Tarakan, Julius Dinandus mengatakan, bahwa pihaknya belum tahu apa aspirasi yang akan disampaikan oleh massa, meskipun sehari sebelumnya sudah ada surat yang masuk ke Sekretariat DPRD tetapi tidak menjelaskan secara rinci.

“Baru pertama kali saya melihat aksi tidak jelas apa tujuan demonya, tetapi dalam hal ini kita memakluminya karena aksi demo ini barusan saya dengar dari Geram, Gerakan April Melawan ini siapa yang akan dilawan. Kita bingung, tetapi karena.  mereka masyarakat Tarakan dari kalangan mahasiswa, kami menerimanya,” terangnya.

Disinggung mengenai keberadaan Ketua DPRD, Julius mengataka, ketua sedang ada dinas luar dan undangan itu sudah sejak Minggu 2 April lalu.

Sehingga, anggota dewan yang ada berbagi tugas termasuk menerima demo dari mahasiswa ini.

“Di DPRD sini tidak pernah kekosongan pimpinan, kami 3 unsur pimpinan selalu bagi tugas. Siapa yang keluar dan siapa yang berada di kantor, kebetulan setiap ada demo saya yang piket. Jadi kami tidak pernah tidak hadir kalau ada aksi unjuk rasa,” ujarnya.® 

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Gerakan Kebugaran Jasmani dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dorong Semangat Pola Hidup Sehat

28 August 2026 - 12:13 WITA

Gerakan Kebugaran Jasmani dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dorong Semangat Pola Hidup Sehat

Sekda Malinau Buka Lomba Bumi Intimung Trail Run 2026, Dorong Atlet Latihan dan Tekun

28 August 2026 - 11:02 WITA

Sekda Malinau Buka Lomba Bumi Intimung Trail Run 2026, Dorong Atlet Latihan dan Tekun

Seminar dan KKR GPDI Kaltara di Malinau Berakhir, Sekda Ernes Berpesan Bngun Keluarga Menjadi Kekuatan Dalam Membentuk Generasi Beriman

27 August 2026 - 07:11 WITA

Seminar dan KKR GPDI Kaltara di Malinau Berakhir

Memperingati Maulit Nabi Muhammad SAW, Wabup: Mari Rawat Keberagaman Dibumi Intimung

27 August 2026 - 07:03 WITA

Memperingati Maulit Nabi Muhammad

Wabup Malinau Dukung Atlet Percasi Berlaga di Tingkat Internasional

26 August 2026 - 18:03 WITA

Wabup Malinau Dukung Atlet Percasi Berlaga di Tingkat Internasional

Sekda Malinau: TBC Harus Jadi Prioritas, Akan Uji Coba di Kecamatan

26 August 2026 - 17:48 WITA

TBC Harus Jadi Prioritas, Akan Uji Coba di Kecamatan
Trending di Advertorial