Menu

Mode Gelap

Daerah · 30 Sep 2022 11:17 WITA

Rembuk Stunting, Upaya Pemkab Nunukan Cegah dan Atasi Stunting


 Rembuk Stunting, Upaya Pemkab Nunukan Cegah dan Atasi Stunting Perbesar

NUNUKAN [siagasatu.co.id] – Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah hadir dan membuka secara langsung acara Rembuk Stunting dan Desiminasi Audit Kasus Stunting (AKS) Kabupaten Nunukan dengan tema “Bersinergi mencegah dan mengatasi stunting “. Acara tersebut digelar di ruang pertemuan lantai V, Kantor Bupati Nunukan, Kamis (29/09).

Tampak turut hadir Sekretaris Daerah Serfianus, Kepala Bappeda Litbang Raden Iwan Kurniawan, perwakilan Dinas Kesehatan, Kepala OPD Nunukan, Camat, Lurah dan Kepala Desa.

Dalam kesempatan itu, Wabup Hanafiah dalam sambutannya mengatakan bahwa jumlah balita sasaran di Kabupaten Nunukan pada tahun 2021 sebanyak 11.967 anak, jumlah balita pendek dan sangat pendek sebanyak 1.927 anak atau 16,10 % dari total balita yang ada.

Kondisi tersebut menjadi tantangan untuk diselesaikan pada tahun mendatang mengingat Presiden Republik Indonesia menetapkan target 14% pada tahun 2024.

“Untuk itu selaku kepala daerah saya sangat mendukung dilaksanakannya aksi ke-3 konvergensi percepatan penurunan stunting (KP2S). Rembuk stunting ini merupakan suatu kegiatan preventif mengantisipasi bertambahnya balita stunting dan strategi penanganannya secara komprehensip sekaligus merupakan salah satu aksi dari konvergensi percepatan penurunan stunting”, ucap Hanafiah.

Sebagaimana diketahui bahwa stunting sebagai salah satu isu nasional merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak baik pertumbuhan tubuh maupun otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, sehingga anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir. Stunting memberikan dampak buruk pada anak, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Lanjut Hanafiah menjelaskan bahwa jangka pendek stunting adalah terganggunya perkembangan otak kecerdasan, gangguan pada pertumbuhan fisiknya serta gangguan terintegrasi di Kabupaten Nunukan.

“Melalui momentum ini saya sangat berharap komitmen kita bersama, agar hasil dari rembuk stunting ini disusun rencana intervensi spesifik maupun sensitif”, tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wabup Hanafiah berharap kepada pimpinan perangkat daerah, Camat, Lurah dan Kepala Desa agar segera melakukan mobilisasi dan penanganan kepada penderita stunting, bahkan lebih jauh apabila menemukan kondisi masyarakat yang belum tertangani seperti penderita gizi buruk agar dapat segera mengambil tindakan cepat.®

PROKOMPIM (Teks/Foto/Editor: Ilo/Ilo/Tus)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Pemkab Malinau Dukung Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Untuk Perkuat Pendidikan Karakter

28 July 2026 - 11:57 WITA

Pemkab Malinau Dukung Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Untuk Perkuat Pendidikan Karakter

Wabup Jakaria: Musda VI Golkar Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Pembagunan Malinau

27 July 2026 - 20:49 WITA

Musda VI Golkar Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Pembagunan Malinau

Bupati Malinau Wempi Mawa Apresiasi Ratusan Peserta Taekwondo di BMC V Tahun 2026

26 July 2026 - 08:06 WITA

Bupati Malinau Wempi Mawa Apresiasi Ratusan Peserta Taekwondo di BMC V Tahun 2026

Gubernur Panen Perdana Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Gizi Masyarakat

26 July 2026 - 07:53 WITA

Gubernur Panen Perdana Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Gizi Masyarakat

PAKO Malinau Semarakkaan Hari Anak Nasional, Bupati Wempi Motivasi Anak Malinau Berani Bermimpi dan Raih Cita-Cita Setinggi Langit

25 July 2026 - 11:38 WITA

PAKO Malinau Semarakkaan Hari Anak Nasional, Bupati Wempi Motivasi Anak Malinau Berani Bermimpi dan Raih Cita-Cita Setinggi Langit

Gerakan Peduli Kasih Gabungan Organisasi Wanita Malinau, Ulurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Pasca Kebakaran di Desa Wisata Pulau Sapi

25 July 2026 - 08:02 WITA

Gerakan Peduli Kasih Gabungan Organisasi Wanita Malinau, Ulurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Pasca Kebakaran di Desa Wisata Pulau Sapi
Trending di Advertorial