Menu

Mode Gelap

Advertorial · 11 Jul 2022 06:25 WITA

Semester I, KUR Terealisasi Rp490,74 Miliar


 Semester I, KUR Terealisasi Rp490,74 Miliar Perbesar

TANJUNG SELOR [siagasatu.co.id] – Realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada semester I 2022 mencapai Rp490,74 miliar, diberikan kepada 7.343 debitur dengan total outstanding KUR sebesar Rp430,21 miliar.

Dari total tersebut, penyaluran kredit KUR didominasi oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), dengan nilai Rp285,64 miliar diberikan kepada 5.870 debitur atau 70 persen dari total debitur KUR di Kaltara. Berikutnya oleh Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri, sementara Bank Pemerintah Daerah (BPD)-Kaltimtara sebagai penyalur terbanyak ke empat, dengan nilai KUR Rp43 miliar (364 pelaku usaha).

Gubernur Kaltara Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengapresiasi program KUR yang diberikan pemerintah dalam mendukung kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Kaltara. Menurutnya, kredit atau pembiayaan modal kerja ini memiliki suku bunga rendah. Hal ini karena adanya subsidi bunga dari pemerintah sehingga ada keringanan bagi pelaku usaha dalam beban bunga yang ditanggung.

Selain itu, kata gubernur, KUR yang bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing UMKM itu, diharapkan juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Gubernur mengapresiasi atas dukungan permodalan usaha di Kaltara. “Dengan dukungan permodalan ini, UMKM akan tumbuh dan berkembang sehingga mampu meningkatkan perekonomian Kaltara,” tutur gubernur.

Sementara Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan (DjPb) Provinsi Kaltara, Wahyu Prihantoro menyampaikan bahwa penyaluran KUR saat ini mengalami peningkatan.

Dikatakan, secara year on year (yoy), kinerja penyaluran KUR meningkat secara signifikan terhadap kinerja penyaluran pada akhir semester I tahun 2021. Tercatat, sebesar Rp332,60 miliar untuk 6.320 debitur.

Berdasarkan sebaran wilayah, sebut Wahyu, debitur KUR tertinggi tercatat di Kabupaten Nunukan sebanyak 2.489 debitur. Lalu, diikuti Kota Tarakan sebanyak 2.141 debitur. “Untuk Kabupaten Malinau dan Tana Tidung didorong memanfaatkan pinjaman KUR untuk mendukung pelaku UMKM di daerah tersebut,” kata Wahyu.

Kucuran uang KUR senilai Rp490,74, lanjut Wahyu, telah memfasilitasi 3.298 pelaku usaha perdagangan dengan nilai kredit sebesar Rp249,89 miliar, pelaku usaha pertanian dan peternakan sebanyak 1.799 dengan nilai kredit sebanyak Rp92,08 miliar, pelaku usaha perikanan sebanyak 1.082 dengan nilai kredit Rp58,25 miliar, dan pelaku usaha lainnya seperti industri pengolahan makanan, jasa transportasi dan pergudangan serta jasa kesehatan.

Mengutip data dari (sikp.kemenkeu.go.id), kucuran KUR ini di dominasi skema KUR Mikro sebesar Rp260,26 miliar (6.126 debitur), disusul skema KUR Kecil Rp227,06 miliar (889 debitur) dan KUR supermikro Rp3,1 milyar (328 debitur).® (dkisp-adv)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Bupati Malinau Wempi Mawa Pimpin Apel Korpri, Serahkan SK CPNS dan Pensiun

17 April 2026 - 10:40 WITA

Bupati Malinau Wempi Mawa Pimpin Apel Korpri

Harapan dan Dukungan Hamba-Hamba Tuhan, GKII Daerah Malinau Mengalir Untuk Pembangunan Kabupaten Malinau

17 April 2026 - 07:02 WITA

Harapan dan Dukungan Hamba-Hamba Tuhan

Dharma Wanita Malinau Tebar Kepedulian dan Ceria Belajar Bersama Anak-anak Sesa Punan Bengalun

16 April 2026 - 18:55 WITA

Dharma Wanita Malinau Tebar Kepedulian dan Ceria Belajar Bersama Anak-anak Sesa Punan Bengalun

Bupati Malinau Resmi Lantik Theofilus Lufung Sebagai Direktur Perumda Intimung Masa Bhakti 2026-2031

16 April 2026 - 12:41 WITA

Bupati Malinau Resmi Lantik Theofilus Lufung

Gubernur Pastikan TPP ASN Dibayar Penuh

16 April 2026 - 07:36 WITA

Gubernur Pastikan TPP ASN Dibayar Penuh

Gubernur Buka Konreg PDRB Kasulampua 2026, Perkuat Ekonomi Kawasan

15 April 2026 - 20:12 WITA

Gubernur Buka Konreg PDRB Kasulampua 2026
Trending di Advertorial