TANJUNG SELOR [siagasatu.co.id] – Bersama Dandrem 092/Maharajalila dan Forkopimda Kabupaten Bulungan, Kapolda Irjen Pol Daniel Adityajaya SIK didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara, melakukan pengecekan kegiatan vaksinasi serentak bagi masyarakat yang dilaksanakan di Pasar Induk Tanjung Selor, Jum’at (11/3/2022).
Kapolda Daniel melakukan pengecekan, mulai dari pendaftaran, skrining, serta observasi terhadap warga yang akan divaksin.
Dia juga menghimbau masyarakat untuk selalu disiplin serta mematuhi protokol kesehatan.

Kegiatan vaksinasi serentak bagi masyarakat di Pasar Induk Tanjung Selor, Jum’at (11/3/2022).
Usai pengecekan, Kapolda mengikuti kegiatan interaktif virtual yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dalam amanatnya, Kapolri Sigit menjelaskan bahwa vaksinasi adalah strategi utama dalam menghadapi varian baru Omicron.
Dijelaskan pula, jumlah fatalitas tertinggi pasien terdampak omicron ada pada lansia sehingga Kapolri meminta jajarannya agar meningkatkan vaksinasi terhadap lansia.
Kegiatan vaksinasi serentak di Tanjung Selor ini pun terkoneksi secara virtual dengan kegiatan yang sama di seluruh indonesia.
Kapolri Sigit pun mengikuti kegiatan vaksinasi serentak, bersamaan dengan jajaran Polda di seluruh Indonesia.
Melalui Rujukan Surat Telegram Kapolri nomor: STR/213/III/OPS.2./2022 tanggal 10 Maret 2022 perihal Vaksinasi serentak di seluruh Polda/Polres, maka kegiatan ini akan dipantau Kapolri secara virtual pada hari Jumat tanggal 11 Maret 2022.
“Penegakan protokol kesehatan terus dilaksanakan, sehingga masyarakat benar-benar menerapkan protokol kesehatan sebagai kebutuhan,” tandas Kapolri Sigit saat memberikan arahan secara virtual saat vaksinasi serentak seluruh Indonesia.
Setelah kegiatan interaktif virtual, Kapolda Kaltara Daniel Adityajaya mengatakan, jika ada masyarakat yang ingin vaksin booster bisa mendatangi Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun Puskesmas.
“Kami menghimbau masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala tidak perlu khawatir, jika rumah memadai bisa melalukan isolasi mandiri dan bisa mendapatkan obat-obatan dengan mengakses Telemedicine.
Kemudian menghubungi Babinsa, Bhabinkamtibmas dan petugas Puskesmas. Namun jika tidak memadai bisa melakukan isolasi di tempat yang sudah disediakan oleh Pemerintah,” jelasnya.®
Editor : Suryadi
Sumber : tribratanews















