TARAKAN, siagasatu.co.id — Pemerintah Kota Tarakan memperkuat pembangunan sektor pendidikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui dua agenda strategis, yakni penyerahan sertifikat lahan untuk rencana pembangunan SNT 11 dan penandatanganan kerja sama program Kredit Tarakan HIBOT bersama PT BPD Kaltimtara Cabang Tarakan.
Dua agenda tersebut dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026) dan dihadiri Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan serta membuka peluang permodalan bagi pelaku usaha mikro.
Baca Juga: Tanam Padi Perdana Metode PM-AAS, Malinau Perkuat Ketahanan Pangan
Dalam agenda pembangunan pendidikan, Pemkot Tarakan menyerahkan sertifikat tanah untuk mendukung rencana pembangunan SNT 11 yang berlokasi di Kelurahan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur.
Lahan yang disiapkan memiliki luas 64.700 meter persegi atau sekitar 6,47 hektare. Penyediaan aset tanah tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung rencana pembangunan fasilitas pendidikan yang representatif.
Dengan tersedianya lahan tersebut, pembangunan SNT 11 diharapkan dapat dipersiapkan lebih lanjut sehingga nantinya mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan berkualitas.
Kredit Tarakan HIBOT Buka Peluang Permodalan UMKM
Selain pembangunan pendidikan, perhatian Pemkot Tarakan juga diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT BPD Kaltimtara Cabang Tarakan terkait program Kredit Tarakan HIBOT.
Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro yang membutuhkan dukungan modal dalam mengembangkan kegiatan usahanya.
Program Kredit Tarakan HIBOT berpedoman pada Peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 14 Tahun 2026. Kehadiran program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada pelaku usaha mikro untuk memperoleh akses permodalan.
Melalui dukungan pembiayaan tersebut, pelaku UMKM diharapkan mampu mengembangkan kapasitas usaha, meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Khairul menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kedua agenda tersebut dapat terlaksana.
Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.
Dua agenda ini mencerminkan upaya Pemkot Tarakan dalam menjalankan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur dan fasilitas pendidikan, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.
Melalui penyediaan lahan pembangunan SNT 11 dan penguatan program Kredit Tarakan HIBOT, Pemkot Tarakan berharap peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.® (red)















