Menu

Mode Gelap

Advertorial · 12 Jul 2026 21:34 WITA

Semangat Sannipata Tri Suci Waisak dari Bumi Intimung, Keberagaman adalah Kekayaan dan Kekuatan Malinau


 Semangat Sannipata Tri Suci Waisak dari Bumi Intimung, Keberagaman adalah Kekayaan dan Kekuatan Malinau Perbesar

MALINAU, siagasatu.co.id — Bupati Malinau, Wempi W.Mawa, S.E., M.H mengajak masyarakat bersama dengan seluruh umat Buddha di Kabupaten Malinau untuk terus menjaga toleransi, memperkuat kerukunan antarumat beragama serta membangun semangat kebersamaan saat menghadiri Perayaan Sannipata Tri Suci Waisak 2570 BE, bertempat di ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Sabtu, (11/07/2026) malam.

Baca Juga: Gedung Samadinah Diresmikan, Jadi Pusat Pembinaan Umat Buddha di Malinau

Dalam sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Tri Suci Waisak kepada seluruh umat Buddha yang ada di seluruh Kabupaten Malinau sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh umat Buddha di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara serta para umat dan tokoh agama Buddha dari berbagai daerah yang terus berkontribusi dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Peringatan Waisak ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, memperdalam penghayatan terhadap ajaran Sang Buddha serta mempererat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Hari Raya Tri Suci Waisak memiliki makna yang sangat penting bagi umat Buddha karena memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha yakni mengajarkan pentingnya menjalani kehidupan yang dilandasi kebijaksanaan, kasih sayang, kedamaian, pengendalian diri dan penghormatan terhadap sesama.

“Melalui semangat perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE, keberagaman suku, budaya, adat istiadat dan agama yang dimiliki Kabupaten Malinau adalah kekayaan daerah yang harus dijaga bersama sebagai inspirasi untuk terus menghadirkan kedamaian, memperkuat persatuan dan bersama-sama membangun Kabupaten Malinau yang maju, aman, damai dan sejahtera di bumi intimung,” ungkap Bupati Wempi.

Bupati Wempi juga membagikan pengalaman menarik dari dialog antara umat dan seorang bhikkhu saat seorang umat bertanya mengenai rahasia hidup bahagia.

Percakapan tersebut menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya materi yang dimiliki, melainkan oleh kemampuan seseorang untuk hidup dengan bijaksana, sabar dan bersyukur.® (red)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Restocking Benih Patin Sebanyak 20.000 di Sungai Sesayap, Langkah Nyata Hidupkan Kembali Ekosistem Perairan Malinau

3 September 2026 - 09:30 WITA

Restocking Benih Patin Sebanyak 20.000 di Sungai Sesayap

ASN Kaltara Didorong Berubah, Berinovasi dan Beri Dampak Nyata

3 September 2026 - 08:13 WITA

ASN Kaltara Didorong Berubah, Berinovasi dan Beri Dampak Nyata

Wakil Bupati Nunukan Terima Audiensi GIZ ProMangrovePeat

3 September 2026 - 07:53 WITA

Wakil Bupati Nunukan Terima Audiensi GIZ ProMangrovePeat

Konsultasi Publik, Peer To Peer Learning dan Visitasi Lapangan Desain Besar Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Madrasah

2 September 2026 - 15:04 WITA

Konsultasi Publik, Peer To Peer Learning dan Visitasi Lapangan

Penguatan Sistem Merit, Pemprov Gelar Expose Manajemen Talenta

2 September 2026 - 14:53 WITA

Penguatan Sistem Merit, Pemprov Gelar Expose Manajemen Talenta

Sekprov Tuntaskan Tahap Awal SINERGI KALTARA, UMKM Disiapkan Masuk Rantai Pasok Industri

2 September 2026 - 14:46 WITA

Sekprov Tuntaskan Tahap Awal SINERGI KALTARA
Trending di Advertorial