Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 30 Jun 2026 19:11 WITA

Kaltara Perkuat Perlindungan Mangrove Melalui Forest Programme VI


 Kaltara Perkuat Perlindungan Mangrove Melalui Forest Programme VI Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat komitmen dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove melalui Kick Off Meeting dan Sosialisasi Pelaksanaan Forest Programme (FP) VI yang digelar di Hotel Luminor, Selasa (30/6).

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Kaltara yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Dr. Taufik Hidayat, S.TP., M.Si. Program ini difokuskan pada perlindungan, konservasi, serta pemulihan ekosistem hutan mangrove secara berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung.

Baca Juga: Gubernur Ajak Generasi Muda Jaga Nilai Budaya Dayak Kenyah Temengang Iwan

Dalam sambutannya, Taufik menegaskan keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan.

“Sinergi dan komitmen kuat dari seluruh pihak menjadi landasan penting dalam menjaga kelestarian kawasan hutan mangrove sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kalimantan Utara,” ujar Taufik.

Ia menjelaskan Kaltara memiliki posisi strategis dalam pembangunan berkelanjutan karena sebagian besar wilayahnya masih didominasi kawasan hutan. Kondisi tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian sumber daya alam sebagai penyangga kehidupan saat ini maupun bagi generasi mendatang.

Menurutnya, hutan di Kaltara bukan hanya menjadi aset daerah, tetapi juga aset nasional dan global karena berfungsi sebagai penyerap karbon, menjaga keanekaragaman hayati, mengatur tata air, serta menjadi sumber penghidupan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Namun demikian, Taufik mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari degradasi lahan, perubahan iklim, tekanan terhadap sumber daya alam, hingga kebutuhan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, diperlukan pendekatan pembangunan yang mampu menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara harmonis.

Ia menegaskan Pemprov Kaltara akan terus memberikan dukungan melalui penguatan kebijakan, koordinasi lintas sektor, serta sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar pelaksanaan Forest Programme VI berjalan optimal.

“Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan, saya optimistis kita dapat mewujudkan hutan yang lestari, masyarakat yang mandiri, dan pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya.

Turut hadir Direktur Rehabilitasi Hutan Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan RI Nikolas Nugroho Surjobasuindro, S.Hut., M.T., serta Kepala Dinas Kehutanan Kaltara Nur Laila, S.Hut., M.Si.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Bupati Wempi Buka Ruang Dialog, Keluhan Nakes di Pelosok Desa Malinau Jadi Perhatian

8 October 2026 - 19:13 WITA

Bupati Wempi Buka Ruang Dialog

Hujan Angin, Silet Open Up Tetap Membuat Masyarakat Nunukan Tabola Bale

8 October 2026 - 09:18 WITA

Hujan Angin, Silet Open Up Tetap Membuat Masyarakat Nunukan Tabola Bale

Jalan Tembus Krayan – Malinau Ditargetkan Tuntas 2028

8 October 2026 - 06:57 WITA

Jalan Tembus Krayan - Malinau Ditargetkan Tuntas 2028

Bertemu Siswa SMPN 3 Malinau Kota di Ruang Kelas, Bupati Wempi Beri Motivasi Untuk Rajin Belajar dan Hormati Guru

7 October 2026 - 21:29 WITA

Bertemu Siswa SMPN 3 Malinau Kota di Ruang Kelas

Posyandu Malinau Bersiap Bertransformasi, Bupati Wempi Pacu Posyandu Harus Jadi Gerakan Bersama Menuju Malinau Sehat

7 October 2026 - 20:09 WITA

Posyandu Malinau Bersiap Bertransformasi

Mendagri Tito Sepakati Percepatan Pembangunan Jalan Perbatasan Malinau-Pujungan, Mahakam Ulu-Apau Kayan dan Malinau-Krayan

7 October 2026 - 09:52 WITA

Mendagri Tito Sepakati Percepatan Pembangunan Jalan Perbatasan
Trending di Advertorial