Menu

Mode Gelap

Advertorial · 11 Jun 2026 19:37 WITA

Kejar Target UCJ 2026, Sekprov Minta Daerah Percepat Perlindungan Pekerja


 Kejar Target UCJ 2026, Sekprov Minta Daerah Percepat Perlindungan Pekerja Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mempercepat perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan guna mencapai target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebesar 80,07 persen pada tahun 2026.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekprov Denny saat membuka Forum Rapat Pembahasan Percepatan UCJ di Ballroom Hotel Luminor, Kamis (11/6).

Baca Juga: Gubernur Buka Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Dalam arahannya, Denny menilai capaian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di masing-masing kabupaten dan kota menjadi dasar penting dalam menyusun strategi percepatan yang lebih efektif.

“Rapor capaian ini adalah peta kerja kita. Ada daerah yang progresnya sudah berjalan baik, namun ada beberapa wilayah yang performanya masih membutuhkan dorongan serta intervensi kebijakan yang lebih agresif,” kata Sekprov.

Berdasarkan data yang dipaparkan, Kota Tarakan mencatat realisasi tertinggi dengan capaian 55,20 persen. Disusul Kabupaten Nunukan sebesar 40,61 persen, Kabupaten Bulungan 39,04 persen, Kabupaten Malinau 22,45 persen, dan Kabupaten Tana Tidung 20,95 persen.

Meski demikian, seluruh daerah masih memiliki ruang yang cukup besar untuk meningkatkan cakupan perlindungan pekerja sesuai target yang telah ditetapkan.

Denny menegaskan bahwa daerah dengan capaian yang masih rendah perlu memperkuat intervensi kepada pekerja sektor informal dan kelompok pekerja rentan di wilayah pedesaan.

Menurutnya, pemerintah kabupaten dapat memanfaatkan berbagai sumber pembiayaan, termasuk Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit dan DBH Reboisasi, guna mendukung kepesertaan jaminan sosial bagi petani, nelayan, dan masyarakat adat.

Sementara itu, untuk wilayah perkotaan seperti Tarakan dan Bulungan, ia mendorong penguatan regulasi melalui optimalisasi persyaratan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dalam berbagai aktivitas usaha dan proyek pembangunan.

Denny menekankan bahwa perluasan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat pekerja.

Melalui forum ini, ia mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan perlindungan ketenagakerjaan dapat menjangkau seluruh pekerja di Kaltara.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Gubernur Zainal Dorong Percepatan Pembangunan Lewat Penguatan Birokrasi

12 June 2026 - 06:57 WITA

Gubernur Zainal Dorong Percepatan Pembangunan Lewat Penguatan Birokrasi

Pemprov Kaltara Perkuat Akuntabilitas Kinerja Melalui Bimtek Evaluator AKIP

11 June 2026 - 19:49 WITA

Pemprov Kaltara Perkuat Akuntabilitas Kinerja Melalui Bimtek Evaluator AKIP

Gubernur Buka Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

11 June 2026 - 13:03 WITA

Gubernur Buka Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Wabup Malinau Jakaria Buka FGD Transformasi Konektivitas Udara dan Optimalisasi Area Komersial Bandara

11 June 2026 - 11:32 WITA

Wabup Malinau Jakaria Buka FGD Transformasi Konektivitas Udara dan Optimalisasi Area Komersial Bandara

Pemkab Malinau dan BPJS Gelar Forum Kemitraan, Sekda Malinau Minta Pelayanan Kesehatan Terus Ditingkatkan

10 June 2026 - 19:05 WITA

Pemkab Malinau dan BPJS Gelar Forum Kemitraan

Wagub Dorong Perusahaan Perkuat Kontribusi Pembangunan Melalui CSR

10 June 2026 - 18:40 WITA

Wagub Dorong Perusahaan Perkuat Kontribusi Pembangunan Melalui CSR
Trending di Advertorial