Menu

Mode Gelap

Advertorial · 8 Jun 2026 10:19 WITA

Bupati Nunukan Perintahkan Jajaran Siaga Penuh, Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada


 Bupati Nunukan Perintahkan Jajaran Siaga Penuh, Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada Perbesar

NUNUKAN, siagasatu.co.id — Menindaklanjuti penetapan status Waspada Tsunami yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Kalimantan Utara, termasuk Kabupaten Nunukan, Pemerintah Kabupaten Nunukan telah mengambil langkah-langkah antisipatif.

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh jajaran pemerintahan daerah.

Baca Juga: Tak Ada Dana Raib, Pemprov Kaltara Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

“Saya telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan seluruh instansi terkait untuk terus memantau perkembangan situasi secara ketat serta menyiapkan segala langkah kesiapsiagaan yang diperlukan,” tegasnya.

Instruksi ini disampaikan sebagai tanggapan atas terjadinya gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin pagi pukul 06.37 WIB. Berdasarkan analisis BMKG, gempa tersebut berpotensi memicu tsunami, sehingga status Waspada diberlakukan bagi sejumlah wilayah termasuk Nunukan, Tarakan, dan Bulungan.

Selain menginstruksikan kesiapan aparat, Bupati juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, namun senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir seperti Sebatik dan sekitarnya. Sebaiknya sementara waktu hindari kawasan pantai dan muara sungai sampai ada informasi pencabutan status resmi,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi.

“Kami menghimbau agar masyarakat hanya mempercayai dan menyebarkan informasi yang bersumber dari instansi resmi, yaitu BMKG dan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Jangan mudah terhasut berita yang belum jelas kebenarannya karena dapat menimbulkan keresahan yang tidak perlu,” tambahnya.

Saat ini, koordinasi terus diperkuat antara Pemkab Nunukan, BMKG, BPBD, TNI, Polri, dan pihak terkait lainnya. Pemantauan dilakukan secara terus-menerus baik melalui peralatan maupun kehadiran petugas di lapangan.

Hingga saat ini belum ada laporan perubahan signifikan pada kondisi laut maupun kejadian yang membahayakan.

“Keselamatan dan keamanan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami akan terus memantau situasi dan segera menyampaikan perkembangan terbaru apabila terdapat perubahan status atau hal penting lainnya,” tutup Bupati.® (Ak)

Artikel ini telah dibaca 389 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

APBD Terbatas, Pemprov Kaltara Fokus Program Prioritas di 2027

21 September 2026 - 12:20 WITA

APBD Terbatas, Pemprov Kaltara Fokus Program Prioritas di 2027

Plh Sekda Buka Bimtek Konveksi Anak dan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

21 September 2026 - 09:58 WITA

Plh Sekda Buka Bimtek Konveksi Anak dan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

Bupati Malinau Resmikan Panggung Ca Kimet Ca Tawai, Perkuat Pelestarian Budaya di Long Loreh

20 September 2026 - 12:27 WITA

Bupati Malinau Resmikan Panggung Ca Kimet Ca Tawai

Program Listrik Pedesaan (LISDES) 2026-2027, Wabup Jakaria: Kami Ada 18 Usulan

18 September 2026 - 09:19 WITA

Program Listrik Pedesaan

DKISP Kaltara Siapkan Program “VIRALKAH” untuk Kemitraan Media yang Lebih Akuntabel

17 September 2026 - 09:55 WITA

DKISP Kaltara Siapkan Program

Bupati Wempi Pimpin Apel Korpri, Tekankan Disiplin dan Optimalisasi Pelayanan ASN

17 September 2026 - 09:25 WITA

Bupati Wempi Pimpin Apel Korpri, Tekankan Disiplin dan Optimalisasi Pelayanan ASN
Trending di Advertorial