Menu

Mode Gelap

Advertorial · 5 Feb 2026 21:17 WITA

Pemprov Pastikan Stok Beras Aman


 Pemprov Pastikan Stok Beras Aman Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan bahwa stok beras di Kaltara saat ini masih aman dan cukup memenuhi kebutuhan enam bulan ke depan.

Hal itu disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara, Bustan saat turun melakukan pengecekan bersama Tim Satgas Pangan Kaltara dan Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan di Tanjung Selor Kamis (5/2).

Baca Juga: Gubernur Audiensi dengan Mensos, Dorong Percepatan Program Kesejahteraan

“Ini kita kolaborasi dengan Bapanas (Badan Pangan Nasional), Polda Kaltara serta Bulog. Kita turun ke lapangan untuk memastikan stok bahan pangan aman menjelang HBKN (hari besar keagamaan nasional),” ujar Bustan saat dikonfirmasi usai kegiatan itu.

Bustan mengatakan, pengecekan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Rapat Koordinasi Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 yang digelar secara daring, Rabu (4/2).

Beberapa jenis komoditas pun dipantau di lapangan oleh Tim Satgas Pangan ini, mulai dari beras, gula, minyak, bawang putih, bawang merah hingga sejumlah komoditas bahan pokok lainnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan pantauan tersebut, stok bahan pokok di provinsi ke-34 Indonesia ini masih dalam kategori aman dan tersedia. Termasuk untuk harganya juga masih terkendali.

Namun, ada satu hal yang menjadi sorotan saat proses pemantauan berlangsung, yakni soal izin edar dari beras yang dijual. Karena, dari pengecekan yang dilakukan tim, ditemukan ada yang belum ‘mengantongi’ izin edar dan ada yang belum perpanjang izin edar.

“Tadi kita sudah sampaikan ke pemilik ritel modern dan distributor di pasar soal adanya beras yang tidak ada izin edar. Ini kami minta segera ditindaklanjuti untuk izin edarnya segera diurus,” tegasnya.

Secara umum ketersediaan bahan pokok di Kaltara masih aman dan harga jualnya juga stabil, yang mana untuk besar jenis premium itu di kisaran Rp16 ribu – Rp17 ribu per kilogram tergantung merk.

“Jadi masyarakat jangan resah, insyaallah aman,” pungkasnya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Kaltara Raih Predikat Provinsi Teraman Kedua, Gubernur Ajak Jaga Kebersamaan

2 July 2026 - 16:04 WITA

Kaltara Raih Predikat Provinsi Teraman Kedua, Gubernur Ajak Jaga Kebersamaan

Sekda Monitoring Arena 2 MTQ Kaltara, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

1 July 2026 - 18:15 WITA

Sekda Monitoring Arena 2 MTQ Kaltara, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

Sekprov Pacu Perangkat Daerah Rebut Peluang DAK 2027 untuk Percepat Pembangunan Kaltara

1 July 2026 - 15:43 WITA

Sekprov Pacu Perangkat Daerah Rebut Peluang DAK 2027 untuk Percepat Pembangunan Kaltara

Wagub Perkuat Sinergi Kaltara-Kaltim untuk Akselerasi Konektivitas Perbatasan

1 July 2026 - 13:51 WITA

Wagub Perkuat Sinergi Kaltara-Kaltim untuk Akselerasi Konektivitas Perbatasan

Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wempi Apresiasi Peran Polri Jaga Stabilitas Malinau

1 July 2026 - 12:23 WITA

Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wempi Apresiasi Peran Polri Jaga Stabilitas Malinau

Bupati Nunukan dan Ketua TP PKK Tinjau Gelar Produk UMKM/UP2K PKK, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

1 July 2026 - 12:01 WITA

Bupati Nunukan dan Ketua TP PKK Tinjau Gelar Produk UMKM/UP2K PKK, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
Trending di Advertorial