Menu

Mode Gelap

Advertorial · 1 Dec 2025 14:22 WITA

UPT Taman Budaya Gelar Temu Tari se-Kaltara, Lestarikan Seni Tari Daerah dari Generasi ke Generasi


 UPT Taman Budaya Gelar Temu Tari se-Kaltara, Lestarikan Seni Tari Daerah dari Generasi ke Generasi Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Kaltara menggelar kegiatan Temu Tari se-Kaltara Tahun 2025 dilaksanakan di kawasan Chinatown, Sabtu (29/11) malam.

Kepala UPT Taman Budaya Kaltara Ir. Eunike Suppa, ST., mengatakan kegiatan ini tidak hanya menampilkan gerak tari yang indah, namun memiliki nilai sakral dan budaya yang tersirat.

“Tarian adalah bahasa universal. Di dalam setiap gerak dan langkah, akan selalu ada pesan moral, filosofi kehidupan, serta identitas daerah yang harus dihidupkan,” kata Eunike.

Baca Juga: Hadiri Pertemuan Tahunan BI, Pj. Sekprov Dorong Kolaborasi Bersama Tekan Inflasi Daerah

Menurut Eunike acara ini tidak hanya merawat ingatan kolektif, namun juga menjaga nilai-nilai budaya dan tradisi, serta meneruskan pesan leluhur agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berupaya dengan memberikan ruang bagi seniman dan pelaku budaya untuk berkarya serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Pelestarian budaya tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak yaitu seniman, budayawan, akademisi, para tenaga pendidik, dan masyarakat luas,” ucapnya.

Kepala UPT Taman Budaya Kaltara itu juga berharap acara Temu Tari ini akan lahir jaringan dan kolaborasi yang lebih kuat antar Pemprov Kaltara, sanggar dan komunitas seni se-Kaltara.

Dengan kegiatan ini, kreasi dan inovasi tari yang tetap berakar pada tradisi akan mampu dikemas secara menarik dan relevan sejalan dengan kondisi saat ini khususnya bagi generasi muda, tanpa menghilangkan makna dan nilai-nilai budaya itu sendiri.

Temu Tari se-Kaltara bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi seni tari, serta memberi ruang bagi seniman-seniman tari Kaltara dalam melestarikan budaya Indonesia.

“Dengan kegiatan ini akan terus adanya regenerasi penari dan pelaku seni sehingga kesenian tradisional kita tidak terputus, tetapi terus tumbuh dari generasi ke generasi,” jelasnya.

Eunike mengajak para orang tua dan para tenaga pendidik di sekolah untuk berperan aktif dalam mengenalkan seni dan budaya daerah kepada anak-anak, melalui kegiatan ekstrakurikuler, festival seni maupun pembelajaran di kelas.

“Dengan demikian anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter dan bangga terhadap identitas budayanya,” pungkasnya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Gerakan Kebugaran Jasmani dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dorong Semangat Pola Hidup Sehat

28 August 2026 - 12:13 WITA

Gerakan Kebugaran Jasmani dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dorong Semangat Pola Hidup Sehat

Sekda Malinau Buka Lomba Bumi Intimung Trail Run 2026, Dorong Atlet Latihan dan Tekun

28 August 2026 - 11:02 WITA

Sekda Malinau Buka Lomba Bumi Intimung Trail Run 2026, Dorong Atlet Latihan dan Tekun

Seminar dan KKR GPDI Kaltara di Malinau Berakhir, Sekda Ernes Berpesan Bngun Keluarga Menjadi Kekuatan Dalam Membentuk Generasi Beriman

27 August 2026 - 07:11 WITA

Seminar dan KKR GPDI Kaltara di Malinau Berakhir

Memperingati Maulit Nabi Muhammad SAW, Wabup: Mari Rawat Keberagaman Dibumi Intimung

27 August 2026 - 07:03 WITA

Memperingati Maulit Nabi Muhammad

Wabup Malinau Dukung Atlet Percasi Berlaga di Tingkat Internasional

26 August 2026 - 18:03 WITA

Wabup Malinau Dukung Atlet Percasi Berlaga di Tingkat Internasional

Sekda Malinau: TBC Harus Jadi Prioritas, Akan Uji Coba di Kecamatan

26 August 2026 - 17:48 WITA

TBC Harus Jadi Prioritas, Akan Uji Coba di Kecamatan
Trending di Advertorial