Menu

Mode Gelap

Advertorial · 20 Aug 2024 17:19 WITA

DPKP Kaltara dan Bulog Gelar Pasar Murah Semarakkan HUT ke 79 Republik Indonesia


 GELAR PANGAN : DPKP Kaltara menggelar GPM di Lapangan Agatis, Selasa (20/8). Perbesar

GELAR PANGAN : DPKP Kaltara menggelar GPM di Lapangan Agatis, Selasa (20/8).

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Dalam rangka memperinganti Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di pendopo lapangan agatis, Selasa (20/8).

Kepala DPKP Kaltara, Ir. Heri Rudiyono, M.Si., diwakili Sekretaris DPKP Kaltara, Diana Risawaty, SP., M.AP., menyampaikan kegiatan ini diadakan rutin baik dalam rangkaian besar keagamaan seperti menjelang bulan ramadhan maupun hari lainnya.

“Tujuan GPM ini untuk mengurangi inflasi, jadi dengan harga pasar yang tinggi kita gelar pasar pangan murah, seperti beras, cabe, telur, dimana ada inflasi daerah akan digelar pangan murah,” katanya.

Baca Juga: Bahas Isu Sosial Ekonomi Perbatasan pada Disertasinya, Gubernur Peroleh Predikat Cumlaude

Kegiatan GPM ini bekerjasama dengan Perum Bulog Kaltimtara. Dari pihak Bulog menyiapkan minyak goreng, gula dan beras dan dari DPKP Kaltara menyiapkan bawang merah, bawang putih, telur, cabe, tomat, beras.

Diana mengungkapkan dalam pasar murah tersebut ada perbedaan dengan Disperindagkop, karena dari pihak DPKP menjual langsung hasil produk pertanian lokal seperti cabe dan beras lokal dari Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur.

“Jadi kita mengimplementasikan Peraturan Gubernur Nomor 25 tentang Pengembangan Pangan Lokal, kita mengangkat produk lokal,” urainya.

Menurutnya, perbedaan ini karena sumber penganggaran yang berbeda. Pada pasar murah ini bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan dana dekosentrasi angggarannya, sedangkan Disperindagkop berasal dari APBD cukup besar untuk subsidi.

Pada prosesnya distribusinya langsung dibeli ke distributor jadi ada perbedaan harga yang bisa dijual murah. Jadi harga ini tidak ada subsidi, tapi selisih harga dari distribusi ongkos angkut itu yang membuat murah.

“Jadi kita dapat dari distributor yang memang murah, jadi bawang merah kita jual disini Rp 23.000,-/kg kalau dipasar Rp 30.000,- hingga Rp 32.000,- kg itu selisihnya sudah Rp 8.000,- jadi memang cukup besar juga,” tuturnya.

Karena itu Diana berharap dimasa mendatang bisa mengadakan kegiatan GPM di berbagai daerah pelosok di Kaltara seperti di Bhayangkara Tanjung Palas Barat dan Sajau.

“Bukan hanya masyarakat Tanjung Selor yang merasakan harga murah tapi didaerah pelosok Kaltara juga, dengan momen kemerdekaan ini marilah kita memanfaatkan pasar murah ini membeli sesuai dengan kebutuhan kita,” tuntasnya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Pelabuhan Speedboat Malinau Resmi Gunakan Qris, Bupati Wempi Dorong Revolusi Digital Menuju Smart Malinau

21 July 2026 - 17:27 WITA

Pelabuhan Speedboat Malinau Resmi Gunakan Qris, Bupati Wempi Dorong Revolusi Digital Menuju Smart Malinau

66 Calon Bintara Polri Ikuti Pendidikan di SPN Malinau, Pemda Harap Kembali Bertugas di Daerah

20 July 2026 - 12:57 WITA

66 Calon Bintara Polri Ikuti Pendidikan di SPN Malinau, Pemda Harap Kembali Bertugas di Daerah

Beda Dukungan Tetap Bersatu, Nobar Final Piala Dunia Warnai Malam Kebersamaan di Malinau

20 July 2026 - 09:14 WITA

Beda Dukungan Tetap Bersatu, Nobar Final Piala Dunia Warnai Malam Kebersamaan di Malinau

Ketua PDL Kaltara Wempi Mawa Kukuhkan Pengurus Baru Tana Tidung dan Dorong Penguatan Kader

19 July 2026 - 09:48 WITA

Ketua PDL Kaltara Wempi Mawa Kukuhkan Pengurus Baru PDL Tana Tidung dan Dorong Penguatan Kader

Mementum Muscab PDL Tana Tidung, Bupati Wempi Dorong Peran Dayak Lundayeh dalam Pembangunan dan Pelestarian Budaya

19 July 2026 - 09:40 WITA

Mementum Muscab PDL Tana Tidung, Bupati Wempi Dorong Peran Dayak Lundayeh

Bupati Malinau Serahkan SK Pensiun ASN dan Santunan BPJS Ketenaga Kerjaan pada Apel Gabungan Korpri

17 July 2026 - 12:32 WITA

Bupati Malinau Serahkan SK Pensiun ASN dan Santunan BPJS Ketenaga Kerjaan pada Apel Gabungan Korpri
Trending di Advertorial