MALINAU, siagasatu.co.id — Pemerintah Kabupaten Malinau menggelar tes dan wawancara bagi calon peserta Pelatihan Keterampilan Berbasis Klaster Kompetensi Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Rabu, (20/05/2026) pagi.
Program “Milenial Mandiri” merupakan bagian dari inovasi daerah yang menyasar pemuda, khususnya mereka yang tidak melanjutkan pendidikan formal atau tidak terakomodasi dalam program lain seperti wajib belajar maupun program sarjana. Melalui pelatihan ini, peserta didorong untuk menjadi mandiri secara ekonomi.
Disampaikan oleh Wakil Bupati Malinau, Jakaria bahwa dalam program ini, ada sebanyak 80 peserta akan mengikuti pelatihan yang terbagi ke dalam 5 jenis keahlian di beberapa kota.
“Adapun lima pelatihan tersebut meliputi servis AC di kota Bekasi, servis sepeda motor injeksi di Kota Bandung, pelatihan menjahit di kota Samarinda serta pengembangan kewirausahaan yang dipusatkan di Malinau. Seluruh kegiatan dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja maupun usaha mandiri”, ungkap Wabup Jakaria.
Di sampaikan juga bahwa pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama 40 hari. Pemerintah berharap waktu tersebut cukup untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar hingga siap membuka usaha sendiri.
Wabup Malinau, Jakaria juga memberikan motivasi kepada peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, tidak hanya mampu bekerja secara mandiri namun dapat membuka lapangan pekerjaan baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.® (red)
Sumber: Prokompim Malinau









































